Hari Senin, tanggal 08 Desember 2025, bertempat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, telah dilaksanakan kegiatan Waste to Worth: Expo & Workshop Pengolahan Sampah sebagai bagian dari penguatan pembelajaran sekaligus kontribusi nyata mahasiswa dalam isu lingkungan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan (angkatan 2024) dengan program kerja Forum Komunikasi Kesehatan Lingkungan (FORKOM KL) FKM Unhas. Kolaborasi ini menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa untuk menampilkan inovasi, media pembelajaran, serta teknologi sederhana yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah pada berbagai level masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai bagian akademik semata, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran dan kapasitas generasi muda dalam mendukung pengurangan timbulan sampah serta penguatan perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan.
Pelaksanaan expo menampilkan beragam prototype, alat peraga, dan model teknologi pengolahan sampah, baik organik maupun anorganik, yang dibuat oleh mahasiswa sebagai hasil pembelajaran dan eksplorasi teknologi ramah lingkungan. Pameran ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, inspirasi, dan inovasi, sehingga mampu mendorong penerapan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Suasana expo berlangsung interaktif, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil karyanya dan menerima berbagai masukan konstruktif yang dapat memperkaya pengembangan teknologi pengolahan sampah ke depan.

Selain expo, kegiatan ini juga menghadirkan Workshop Pengolahan Sampah yang memberikan pengalaman belajar praktis kepada seluruh peserta. Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Dr. Wahiduddin, SKM., M.Kes., selaku Wakil Dekan I FKM Unhas, dan Muh. Fajaruddin Natsir, SKM., M.Kes., selaku dosen pengampu mata kuliah Teknologi Kesehatan Lingkungan. Kedua narasumber memberikan pemaparan mendalam terkait konsep, tantangan, serta penerapan teknologi pengolahan sampah yang efektif dan efisien, dilanjutkan dengan diskusi teknis serta sesi interaktif yang memperkaya pemahaman peserta. Melalui workshop ini, mahasiswa dan peserta lainnya diharapkan memperoleh keterampilan aplikatif yang dapat diterapkan dalam lingkungan tempat tinggal, organisasi, maupun komunitas, sehingga mampu berkontribusi langsung dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih baik.









